News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Ketua DPD LPM Kota Medan : Jangan Jadi Kader Tak Berdaya dan Tak Punya Malu

Ketua DPD LPM Kota Medan : Jangan Jadi Kader Tak Berdaya dan Tak Punya Malu

 

Ketua DPD LPM Kota Medan, H. Rudi Suntari, S.Ag,. M.M. (paling kanan) bersama Sekretaris DPD LPM Kota Medan, Sufran Daulay, dan Wakil Ketua DPD LPM Kota Medan Aries Rahim Jadi saat diterima Wakil Wali Kota Medan, Aulia Rahman.

Ketua DPD LPM Kota Medan, H. Rudi Suntari, S.Ag., M.M. menanggapi isu-isu sesat yang dihembuskan demi menjatuhkan kredibilitas Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) di bawah kepemimpinannya. 

"Sikap suka mempolitisir foto selfie bersama pejabat dan menggunakannya untuk mendiskreditkan orang atau lembaga adalah cerminan manusia tak berdaya dan tak punya malu," tegas Ketua DPD LPM Kota MEDAN H.Rudi Suntari, S.Ag., M.M.,  didampingi Sekretaris DPD LPM Kota Medan, Sufran Daulay saat ditemui di Kantor Wali Kota Medan, Senin (14/05).

"Kami memang mengetahui bahwa orang suka berfoto dengan pejabat untuk menunjukkan status sosialnya agar lebih diakui. Hal itu masih terbilang lumrah.  Akan tetapi jika dilakukan demi tujuan menakut-nakuti orang atau pejabat di daerahnya, hal ini menunjukkan dia tak berdaya. Apalagi jika dilakukan oleh orang yang tidak lagi jadi pengurus di LPM, namun masih menggunakan atribut LPM, mereka sudah masuk ke tahap tak punya malu," sambung Rudi.

Rudi juga menghimbau agar jajaran di bawah kepemimpinannya bisa memberi manfaat ke masyarakat. Bukan malah membuat kegiatan bersampul keagamaan, namun bertujuan pribadi.

"Sangat disayangkan, beberapa waktu lalu ada mantan pengurus LPM Kota Medan membuat kegiatan keagamaan seperti halal bi halal, tapi masih menggunakan nama LPM Medan hanya demi memuluskan kepentingan syahwat perutnya," ujar Rudi.

"Orang yang suka mempolitisir foto dan agama, dengan tujuan cuma cari cuan dan ingin diakui, ini berarti orang tersebut mengalami penyakit batin," tambah Rudi.

Di akhir wawancara, Rudi Suntari mengaku kecewa dengan sikap oknum camat dan lurah di Medan yang tetap memfasilitasi oknum-oknum mantan pengurus LPM Medan berkegiatan dengan masih menggunakan nama LPM Medan.

"Apa yang dilakukan oleh saudara T.A. Saladin dengan mengundang beberapa mantan ketua DPC LPM adalah dalam rangka mempolitisir dan merusak keharmonisan hubungan LPM Medan dan Pemko Medan. Kita juga kecewa dengan sikap oknum camat dan lurah yang memberikan fasilitas negara sesuka hati. Padahal kita sudah menyebar SK kepengurusan DPD LPM Medan yang sah, dengan nomor 15/DPD/LPM-SU/K/IV/2024, ke seluruh kecamatan di Kota Medan," tutup Rudi Suntari. (fm)

Tags

Posting Komentar