News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Bupati Langkat Akui Ada yang Meninggal Dunia di Kerangkeng

Bupati Langkat Akui Ada yang Meninggal Dunia di Kerangkeng


 Dua jam lebih memintai keterangan, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dapati fakta Bupati Langkat Sumatera Utara, Terbit Rencana Perangin Angin mengetahui ada penghuni kerangkeng yang meninggal dunia.

Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara mengatakan, pihaknya telah selesai meminta keterangan terhadap Terbit Rencana terkait dengan kerangkeng manusia.

"Kami mendapatkan informasi terkait sejarah kerangkeng yang ada, terus kemudian metodenya, metode pembinaan yang dilakukan oleh tim yang mengelola kerangkeng itu sehari-hari, termasuk juga mengkonfirmasi apakah ada yang meninggal apa tidak. Dan memang terkonfirmasi ada yang meninggal dalam kerangkeng tersebut," ujar Beka kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin sore (7/2).

Bahkan kata Beka, Terbit juga didalami terkait SOP dari penanganan jika ada kekerasan atau jika adanya korban jiwa.

Sementara itu, Komisioner Komnas HAM lainnya, Choirul Anam menyebutkan, bahwa Terbit tidak menyebutkan berapa banyak penghuni kerangkeng yang meninggal dunia.

"Nggak ngomong hitung orang, tapi bahwa ada yang meninggal, iya," kata Anam.

Bahkan, Anam mengungkapkan, berdasarkan temuannya di lapangan, ada salah satu penghuni kerangkeng yang meninggal dunia setelah tujuh hari masuk ke kerangkeng.

"Kenapa firm? Kita tanya, 'kok ini ngomongnya satu bulan?', 'lupa, mas', dicek lah ke sesama anggota keluarga kapan diantar, kapan diterima jenazahnya dan lain-lain, akhirnya ketemu memang seminggu," terangnya.

"Kita kroscek lagi dengan saksi, benar gak satu minggu? Benar. Hari pertama ngapain, hari kedua ngapain, termasuk dia yang ngobatin," pungkas Anam. 

Tags

Posting Komentar