Anggaran Terbatas, Warga Medan Harus Ikhlas Banyak Jalan yang Rusak

 


Kepala Dinas PU Medan, Zulfansyah Ali Sahputra mengatakan, anggaran tahun 2021 sangat terbatas. Bahkan, dana yang dibutuhkan untuk perbaikan jalan di Kota Medan setiap tahunnya adalah sebesar Rp 662 miliar khusus untuk perbaikan dan perawatan jalan.


"Kira-kira 163 Km yang butuh perbaikan setiap tahun. Kalau dirupiahkan anggarannya mencapai Rp 662 miliar per tahun, itu khusus untuk jalan saja," terangnya, kemarin (7/1).

Untuk tahun 2021, Zulfansyah mengatakan anggaran yang tersedia untuk perbaikan dan perawatan jalan sebesar Rp 101 miliar.

Ia mengaku anggaran ini masih kurang untuk perbaikan jalan yang maksimal. Sehingga, kata dia, akan dilakukan dengan sistem skala prioritas.

"Ya kalau mengikuti hasil kajian tentu kurang, tapi akan kita maksimalkan. Makanya dibutuhkan skala prioritas, mana yang memang benar-benar butuh perbaikan. Tapi tidak semua bisa tersentuh. Yang rusaknya sedikit dipecing atau tambal sulam, itu cara mensiasatinya," jelasnya.

Meskipun belum maksimal untuk perbaikan jalan, Zulfansyah mengatakan terdapat peningkatan anggaran untuk Dinas PU pada tahun 2021 yakni sekitar Rp 300 miliar untuk seluruh kegiatan.

"Tahun lalu Rp 101 miliar untuk semua kegiatan, kalau tahun ini Rp 101 miliar khusus untuk perbaikan jalan," katanya.

Dari anggaran sekitar Rp 300 miliar, terdapat anggaran untuk perbaikan drainase sebesar Rp 130 miliar.

Untuk mengukur efektivitas, kata dia penggunaan anggaran dapat dilihat dari jumlah genangan air.

"Tahun 2020 ada 500 titik genangan, dengan anggaran tahun 2020 titik genangan bisa berkurang 200.

Jadi saat ini tersisa sekitar 300 titik genangan, dengan anggaran Rp 130 miliar tahun ini, kita akan maksimalkan mengurangi titik genangan yang ada," ujarnya.

Terpisah, anggota Komisi IV DPRD Medan, Hendra DS meminta Dinas PU Kota Medan untuk membuat program prioritas dalam perbaikan jalan di Kota Medan. Hal ini bisa dipertimbangkan melalui permasalahan kerusakan jalan maupun drainase yang ada di Kota Medan.

"Dengan anggaran yang terbatas di APBD tahun 2021 ini, kita minta kepada Dinas PU untuk fokus mengerjakan skala prioritas yang menjadi kebutuhan dalam perbaikan drainase dan jalan di setiap kelurahan," ujarnya.

Berdasarkan informasi yang didapat, kata Hendra, Kementerian PUPR akan melakukan normalisasi tiga aliran sungai yang ada di Kota Medan pada April 2021 mendatang.

Selain itu akan turun juga kucuran dana dari pemerintah pusat berupa Dana Alokasi Umum dan Dana Alokasi Khusus yang jumlahnya cukup besar di 2021 ini.

"Dengan adanya kolaborasi anggaran daerah dan pusat kita yakini pembangunan di Medan akan dapat mengejar ketertinggalan kota ini dengan kota besar lainnya," ujarnya.

Hal senada juga dilontarkan anggota Komisi IV lainnya, Dedy Aksyari Nasution. Namun ia juga menekankan sesuai dengan APBD yang sudah disahkan, sebaiknya Dinas PU fokus dalam penanganan masalah banjir di beberapa titik yang ada di Kota Medan serta melaksanakan pembangunan drainase yang terkoneksi.

"Jadi jangan hanya mengerjakan tambal sulam jalan yang masih baik kondisinya. Sementara masalah banjir tidak teratasi dari tahun ke tahun," tuturnya. (ali)


Bagikan Gratis :


Loading...

Tidak ada komentar