Data Terbaru! Pengangguran di Sumut Bertambah jadi 508.000, Didominasi Lulusan Perguruan Tinggi

 


Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatra Utara (Sumut) mencatat, ‎tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Sumut hingga Agustus 2020 sebanyak 508.000 orang. Jumlah tersebut bertambah 109.000 orang dibandingkan dengan Agustus 2019. Berdasarkan data BPS, TPT laki-laki sebesar 6,82% dari total pengangguran di Sumut.

 

"Jumlahnya lebih rendah dibanding TPT perempuan yang sebesar 7,03%. Begitupun, dibandingkan Agustus 2019, peningkatan TPT laki-laki lebih tinggi yakni 1,55% poin. Sementara perempuan sebesar 1,48% poin," kata Kepala Bidang Statistik Sosial Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Mukhamad Mukhanif, Jumat (6/11/2020).


Untuk TPT berdasarkan pendidikan mempunyai pola distribusi yang hampir sama dari tahun ke tahun. Namun pada Agustus 2020, TPT masing-masing kategori pendidikan mengalami peningkatan seiring dengan naiknya TPT nasional pengangguran dari tamatan DI/II/IIII merupakan yang paling tinggi dibandingkan tamatan jenjang pendidikan lainnya sebesar 11,89%. Sedangkan TPT yang paling rendah adalah mereka dengan pendidikan Sekolah Dasar (SD) ke bawah sebesar 3,54%.


"Hal ini menggambarkan kondisi pasar kerja Indonesia saat ini sebagian besar diisi oleh mereka dengan pendidikan rendah," kata Mukhanif.


Sementara itu, jumlah angkatan kerja di Sumut mencapai 7,35 juta orang atau turun 61.000 orang dibanding Agustus 2019. Sejalan dengan penurunan jumlah angkatan kerja, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) juga turun sebesar 1,70% poin.


Sektor yang mengalami penurunan tenaga kerja yakni sektor jasa pendidikan sebesar 0,46% poin, industri pengolahan 0,35% poin dan jasa perusahaan sebesar 0,33% poin. Sedangkan lapangan pekerjaan yang mengalami peningkatan persentase adalah sektor perdagangan sebesar 0,86% poin dan jasa lainnya sebesar 0,37% poin.


Mukhanif mengatakan, dari total angkatan kerja di Sumut, sebanyak 4,079 juta orang (59,62%) bekerja pada kegiatan informal, sisanya di sektor formal. Per Agustus 2020, pekerja di sektor informal naik 4,63% dibandingkan Agustus 2019. Kemudian, selama setahun terakhir, pekerja formal turun sebesar 4,63%.


"Dalam setahun terakhir, persentase pekerja setengah penganggur juga naik sebesar 2,73% dan persentase pekerja paruh waktu naik sebesar 3,22%," kata Mukhanif.


Mukhanif mengatakan, penduduk usia kerja mengalami tren yang cenderung meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk di Sumut. Penduduk usia kerja merupakan semua orang yang berumur 15 tahun ke atas. Pada usia ini, mereka memiliki potensi untuk masuk ke angkatan kerja dan pasar kerja.


Data BPS Sumut, penduduk usia kerja mengalami kenaikan dari 10,532 juta orang pada Agustus 2019 menjadi 10,703 juta orang pada Agustus 2020. Sebagian besar penduduk usia kerja yaitu 68,67% atau 7,35 juta orang merupakan angkatan kerja, terdiri dari 6,842 juta orang penduduk bekerja dan 508.000 orang pengangguran. (mbd)


Bagikan Gratis :


Loading...

Tidak ada komentar