Ulang Kesuksesan, Ampera Siap Menangkan AMAN di Pilkada Medan

 


Setelah sukses mengantarkan pasangan Walikota Medan periode 2015 - 2020 dan Gubernur Sumut periode 2018- 2023, kini Ampera akan mengulang kesuksesan yang sama di Pilkada Kota Medan 2020 dan mengantarkan Akhyar - Salman menjadi Walikota dan Wakil Walikota Medan periode 2020-2021.

 Hal ini terungkap saat silaturahmi calon Walikota Medan, Ir Akhyar Nasution bersama relawan Ampera AMAN, Selasa (13/10/2020) di Sekret Ampera AMAN Jalan Adinegoro, Medan Timur.

"Rumah ini punya sejarah panjang Bang, BENAR dan ERAMAS menang dari sini, jadi kalau BENAR menang, maka AMAN pun juga harus menang," ujar Ketua Ampera, Tengku Saladin di hadapan Akhyar Nasution.  

Menurut Saladin, perjuangan Ampera AMAN ini sebenarnya hadir bukan di awal-awal ini saja, malah setahun atau 2 tahun yang lalu mereka sudah bergerak.

"Kebetulan Ampera AMAN ini digodok bersama, komunitas yang bergabung di Ampera AMAN ini banyak pada dari komunitas, kemudian kita ketemu dengan teman-teman kita alumni SMA di Labuhan dari Medan Utara, mereka juga bersepakat bergabung dengan AMAN," terangnya. 

Saladin juga menyampaikan, Ampera AMAN ini bukan didominasi generasi muda saja, akan  tetapi ada tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat, ketua-ketua pengajian majelis taklim dan juga lintas elemen yang lain.

"Rumah kita ini adalah rumah yang sebelumnya Rumah Tahfidz yang kita bina, tapi karena covid 19, anak-anak pulang ke daerah. Jadi ini bisa kita jadikan untuk Rumah Ampera AMAN yang Alhamdulillah ini kayaknya strategis, mudah dijangkau, ada 8 kamar kosong. Jadi kalau gak bisa pulang, ini bisa kita manfaatkan untuk kita semakin intensif," terangnya.


 Ada pertanyaan yang menarik kepada kami di AMPERA, kenapa sih sebenarnya harus memilih AMAN? Ketika ini ditanya kita sudah punya jawabannya. Meski tidak dapat apa apa, namun Saladin mengaku, ada kepuasan batin yang diperoleh dari pasangan ini.

 "Saya sudah baca buku Bang Akhyar tentang 'Dua Dunia'. Bisa meneteskan air mata juga kalau membaca itu betul-betul. Beliau adalah anak Medan asli, kecintaannya kepada Medan tidak tanggung-tanggung. Jadi wajar kalau beliau bertahan di Medan ini untuk membesarkan dan memajukan Kota Medan, yang bisa memajukan Kota Medan adalah orang yang paham seluk beluk Kota Medan, yang lain saya yakin," tandasnya.


"Saya yakin dan Insya Allah kita yakinkan diri kita, keluarga kita, masyarakat kita, warga kita, tidak salah memilih ketika di bilik suara, Bismillahirrohmanirrohim kita pilih pasangan AMAN," pesannya.


Untuk itu, Saladin meminta agar seluruh relawan solid untuk memenangkan pasangan Akhyar - Salman pada kontestasi Pilkada Kota Medan di 9 Desember 2020.


"Pada pemilihan yang lalu di Medan Timur ini kita dapat suara 67%, tapi kita berharap itu terdongkrak, terutama pemilih-pemilih pemula atau pun kita banyak kelompok generasi muda. Saya yakin kita semua harus menjadi tim yang solid, kita tak usah bersinggungan dengan sesama teman, semua adalah saudara, kita gunakan strategi yang santun. Kalaupun pihak yang lain menyerang kita, enggak usah kita balas dengan penyerangan kejelekan," pesannya lagi.

Mewakili Ketua DPC Partai Demokrat, Ustad Deni Zulkifli menilik ke belakang saat dia memimpin doa sebelum keberangkatan Akhyar - Salman untuk mendapatkan nomor urut.

"Kebetulan saya yang berdoa pada saat itu dan Allah yang menggerakkan mulut saya. Doa saya pada saat itu ya Allah ketika kami akan mendapatkan nomor urut 1, maka nomor urut 1 itu akan istiqomah di dalam diri kami dan Alhamdulillah ketika Bang Akhyar menjatuhkan bola, dapat terwujud satu. Jadi Alhamdulillah, ternyata ketika Allah menggerakkan hati orang-orang yang hari ini merasa tersakiti, saya tidak mau bilang Pak Walikota kita, karena memang kalau berbicara tentang dzolim ini ngeri, tapi saya yakin dan percaya Bang Akhyar hari ini adalah Walikota Medan terpilih yang akan segera dilantik," ucapnya sembari diamini para relawan lainnya.

Untuk itu, Ustad Deni mengatakan, agar relawan mengingatkan tetangga kanan-kiri, jamaah pengajian, jangan lupa datang ke TPS pada 9 Desember dan mencoblos noor 1 pasangan Akhyar - Salman.

Sementara itu, calon Walikota Medan, Ir Akhyar Nasution mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan Relawan Ampera untuk memenangkan pasangan AMAN. 

"Sebenarnya banyak hal yang harus dikerjakan di Medan. Saya tidak mengatakan kami hebat. Jadi memang, kalau mau kilas balik pada waktu saya menyamping menjadi wakil walikota, memang Kota Medan itu infrastruktur dasarnya babak belur, tapi syukur Alhamdulillah jalan jalan utama di Kota Medan sudah kita perbaiki, tinggal yang di gang gang," kata dia. 

"Jadi memang, membangun kota itu tidak bisa menggunakan ilmu simsalabim, selesai semuanya. Jadi bapak ibu saudara sekalian, saya dengan Ustad Salman sudah bertekad mewakafkan diri kami untuk Kota Medan, kami tidak bermimpi-mimpi, yang realistis saja yang bisa kami kerjakan," timpalnya.

Mengenai isu korupsi, Akhyar menyampaikan tidak ada satupun perbuatan kriminal yang dia lakukan dalam hidupnya. Bukan hanya masalah korupsi, kata dia, perbuatan kriminal sampai sekarang juga tidak pernah dia lakukan. 

 Kedua, mengenai pemberantasan korupsi di Medan, setelah kejadian kejadian yang lalu, Pemerintah Kota Medan dalam pengawasan koordinasi supervisi dan pencegahan korupsi KPK terus dipantau, dibimbing, diarahkan menuju arah lebih baik. Puncaknya pada 26 Agustus dirinya sebagai pelaksana tugas walikota Medan menjadi narasumber dalam Aksi Nasional Pencegahan Korupsi, tentang perilaku baik pencegahan korupsi. 

Akhyar kembali mengucapkan terimakasih atas dukungannya dan mengajak untuk meramaikan TPS pada 9 Desember mendatang. (*)


Bagikan Gratis :


Loading...

Tidak ada komentar