Update Pembunuhan di Cemara Asri, Ada 5 Orang Diborgol, Ini Pengakuan Mengejutkan dari Warga!

Update Pembunuhan sadis di Komplek Cemara Asri

Tampak 5 orang dalam keadaan tangan terborgol saat Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan bersama Polsek Percut Seituan melakukan pra rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap Elvina, di Jalan Duku, No 40, Komplek perumahan mewah, Cemara Asri, Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara, Kamis (7/5/2020) sore.

Kelima orang tersebut dibawa dari Mapolsek Percut Seituan ke TKP. Pra rekontruksi dipimpin Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Ronny Sidabutar. Terkait lima orang yang diborgol ini, polisi belum mau memberikan penjelasan.

"Kapolres lah (yang kasih keterangan)," kata Ronny.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi diketahui telah mengamankan Michael (22) alias Acai sebagai terduga pelaku utama pembunuhan.

 Selain itu, polisi juga mengamankan Jeffry (23). Jeffry lah yang membukakan pagar saat Michael dan Elvina datang ke rumahnya pada Rabu (7/5/2020) sore. Jeffry tampak diborgol polisi dalam pra rekonstruksi ini. Dalam pengakuan awalnya, Jeffry mengaku setelah Michael dan Elvina datang, ia kemudian pergi.

Sementara tiga orang lain yang diborgol sebagai kedua orang tua Jeffry dan seorang kerabat.

Kegiatan polisi di sekitar TKP jelas menarik perhatian warga sekitar. Namun ada pengakuan mengejutkan dari tetangga Jeffry. Ia mengaku tidak mendengar apa-apa pada waktu kejadian.

"Gak ada dengar apa-apa," kata pria 40--an tahun yang meminta namanya tidak ditulis.

"Yang herannya, waktu dibakar itu gak cium apa-apa. Memang di belakang rumah ada lahan kosong mungkin di situ dibakar," sambung pria yang tinggal di sebelah rumah tempat pembunuhan.

Jenazah Elvina ditemukan di dalam sebuah kardus. Tubuhnya sudah gosong dan beberapa bagian terputus. Sedangkan Michael, menurut keterangan Jeffry pingsan di sisi mayat korban karena meminum cairan pembunuh serangga. Namun ia hidup dan kini ditahan polisi. (mbd)

Bagikan Gratis :


Loading...

Tidak ada komentar