News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Ya Ampun... Warga Balige Terima Bantuan Mie Kadaluarsa

Ya Ampun... Warga Balige Terima Bantuan Mie Kadaluarsa

Warga Balige Terima Bantuan Mie Kadaluarsa

Sejumlah bantuan jaring pengaman sosial tahap I berupa mie instan yang diberikan kepada masyarakat atas dampak Covid-19 di Kecamatan Balige ditemukan kadaluarsa.

Mak Erna Simbolon, warga Kelurahan Sangkarnihuta sangat menyayangkan pemberian bantuan yang diduga tanpa adanya pengawasan.

“Saya sangat terkejut waktu melihat tanggal berlakunya jatuh pada 16 April 2020. Saya jadi takut. Kalau besok saya sakit gara-gara makan mke kadaluarsa, darimana uang saya berobat?”, sebutnya saat di jumpai di rumahnya, Rabu (15/4/2020) malam.

Keluhan lainnya juga diutarakan Pangihutan Napitupulu, warga lingkungan IV Kelurahan Sangarnihuta, Balige.

“Tadi saat di posko, saya mendengar ada warga yang menerima barang kadaluarsa. Saya pulang ke rumah dan terkejut ketika saya lihat ini sudah mau kadaluarsa, tinggal satu hari lagi tanggal 15 bulan 4 tahun 2020,” ucapnya.

Pengakuan yang sama juga dikeluhkan warga Sangkarnihuta lainnya, Pangihutan Napitupulu sangat kecewa akan bantuan yang diterima dengan jenis mie instan hendak di konsumsi ternyata sudah mendekati masa kadaluarsa tanggal 16 April 2020.

“Saya tadi mau masak mie instan ini ternyata saya lihat waktu berlakunya tapi saya terkejut melihat masa berlakunya tinggal satu hari lagi. Saya kecewa kenapa harus dibagikan yang seperti ini”, keluhnya.

Terpisah, Bupati Toba Samosir Darwin Siagian bersama Ny Brenda Ritawati Darwin Siagian br Aruan, sesaat mendengar informasi langsung menanggapi dan hadir di posko Gugus Tugas, mengatakan bantuan dengan jenis mie instan yang sudah mendekati masa kadaluarsa harus ditarik kembali untuk diganti besok hari.

Ketidaksempurnaan dalam pelaksanaan pemberian bantuan dapat dimaklumi, namun demikian penyedia barang harus ditindaklanjuti, lanjutnya.

“Pelaksanaannya mungkin tidak sempurna karena barang itu memang dari toko dan akan kita kembalikan ke tokonya. Besok kita akan ganti kepada masyarakat”, sebutnya.

Terkait pengawasan pemerintah Bupati Darwin meyakinkan akan mengumpulkan keseluruhan untuk mengetahui sumber barang selaku penyedia.

Hingga berita ini dikirimkan, sejumlah 5 kardus mie instan ditemukan telah kadaluarsa. (des/sumut24)

Tags

Posting Komentar