Trauma Setelah Ditembak, Rampok Bersajam Ini Angkat Tangan saat Difoto


Rasa sakit akibat ditembak ternyata membuat Onel (40) trauma. Saat diambil dokumentasi, cahaya kamera membuat Onel terkejut dan refleks mengangkat kedua tangannya.

 Warga Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut), ini terpaksa ditembak karena melawan saat akan ditangkap di Jalan Mangkubumi, usai melakukan perampokan di Jalan Pegadaian, Kecamatan Medan Maimun.

Onel ditangkap berdasarkan laporan korban Rahmat Ilyas (17), warga Jalan Hasani Sitorus, Gg Semangka, Desa Semula Jadi, Tanjung Balai, yang tertuang dalam nomor LP/145/K/lll/2020/SU/Polrestabes Medan/Sek Medan Kota.

Saat itu korban baru keluar dari Kantor Pegadaian. Lalu tersangka menghampiri korban dan mengeluarkan gunting dari sakunya. Gunting ditodongkan tersangka ke korban. Ia memaksa korban memberikan tiga HP-nya. Karena terancam, korban memberikan HP-nya.

Setelah itu korban membuat laporan ke Polsek Medan Kota. Dari hasil penyelidikan di lokasi kejadian, tim mengetahui identitas tersangka dan mengetahui keberadaannya.

 Tim bergerak dan mengamankan tersangka berikut barang bukti gunting yang digunakan. Namun, pada saat pencarian barang bukti lainnya, korban berusaha melarikan diri.

Kemudian diberikan tembakan peringatan oleh petugas, tapi tidak dihiraukan. Akhirnya, petugas memberikan tembakan terukur di kaki kiri tersangka. Petugas kemudian membawa tersangka ke RS Bhayangkara.

Setelah mendapat perawatan luka tembak, tersangka diboyong ke Polsek Medan Kota guna proses sidik. “Barang bukti diamankan yakni tiga unit handphone dan gunting yang digunakan pelaku beraksi. Tersangka dikenakan Pasal 365 KUHP,” sebutnya. (m24)

Bagikan Gratis :


Loading...