Kantor Wali Kota Medan Mencekam, ASN Nggak Berani Masuk, "Biarlah Potong Gaji, Bang"


Kabar meninggalnya Asisten Pemerintaham (Aspem) Kota Medan, Drs Musadad MSi yang diduga akibat corona  membuat suasana di Kantor Wali Kota Medan mencekam, Kamis (26/3).

Sejumlah ASN yang sudah tiba memilih pulang setelah absen. Sebagian lagi bertahan di luar kantor tersebut karena takut masuk ke dalam ruangan.

Tidak seperti biasa, pukul 07:30 pagi terpantau suasana masih sepi.

Pada pukul 08:30 sejumlah ASN baru mulai datang dan masuk ke dalam kantor untuk absen. Setelah itu kembali keluar dan bertahan di halaman belakang kantor tersebut. Sebagian lagi memilih tidak masuk sama sekali dan memilih langsung pulang.

“Pulang dulu lah bang takut juga kita. Katanya Pak Aspem meninggal semalam. Bapak itu kabarnya PDP virus corona dan dirawat di RSU Adam Malik. Memang belum tau hasilnya, tapi kan harus jaga-jaga juga kita,” ujar seorang ASN yang pulang setelah absen.

Hal senada juga disampaikan ASN lainnya. meskipun hasil almarhum belum diketahui, namun tetap saja milih pulang walaupun belum masuk kantor untuk absen. Melihat ASN lain banyak berdiri di luar kantor, ASN itu pun memilih langsung pulang.

“Waduh bang gak berani lagi lah masuk. Tunggu disemprot dulu lah semua ruangan. Biarlah potong gaji gak apa-apa, dari pada dalam ruangan pun kita gak nyaman,” katanya.

Lain lagi seorang ASN yang memilih pulang karena mau periksa kesehatan ke RSU Pirngadi Medan karena merasa badannya kurang sehat.

“Mau pulang dulu bang. Mau periksa ke rumah sakit, badan kurang sehat,” katanya yang tidak bersedia menyebutkan namanya. (wsp)

Bagikan Gratis :


Loading...