6 Kesalahan Pemakaian AC yang Bisa Bikin Tagihan Listrik Melonjak

6 Kesalahan Pemakaian AC yang Bisa Bikin Tagihan Listrik Melonjak

Musim kemarau akan datang. Temperatur udara akan semakin naik. Kalau sudah begitu, berdiam diri di ruangan ner-AC menjadi pilihan.

Tapi awas tagihan listrik melonjak. Perhatikan pemakaian AC anda.

Simak 6 kesalahan pemakaian AC yang bisa bikin tagihan listrik melonjak :

1. Menyetel AC dengan suhu terendah dan kecepatan fan maksimum


Kebanyakan orang menyetel AC dengan suhu di bawah 22 derajat bahkan sampai 16 derajat agar cepat dingin. Udah gitu mengatur fan-nya sampai maksimal saking nggak tahan panas dan gerahnya. Padahal ini salah kaprah!

Saat kamu mengatur AC ke suhu terendah dengan kecepatan maksimum, kompresor AC akan bekerja keras terus menerus agar mencapai suhu yang diinginkan.

Masalahnya, kita tinggal di Indonesia yang suhu kamarnya mustahil berada di titik 16 derajat. Apalagi pas siang hari ketika suhu di luar ruangan mencapai 30 derajat lebih.

 Sia-sia aja kamu setel suhu AC sampai 16 derajat, malah bikin AC cepat rusak dan listriknya membengkak.

Jadi, cukup nyalakan AC minimal pada suhu 22 derajat, 15 menit sebelum pakai ruangan.

2. Keliru menyetel mode AC yang nggak disesuaikan dengan kondisi cuaca


Pengaturan mode pada AC harusnya disesuaikan dengan kondisi cuaca. Memang sih, kamu bisa mengatur mode ‘cool’ saat hari lagi panas dan keringnya, hanya saja mode ini makan banyak listrik karena kompresor akan terus berputar kencang sampai suhunya dingin.

Jadi, baiknya segera ubah mode-nya menjadi ‘dry’ kalau dirasa udah cukup nyaman suhu ruanganmu, setelan ini akan menyerap kelembapan tanpa mengurangi kesejukan ruangan. Terutama saat di luar hujan yang bikin udara terasa lebih panas dan lembap.

 Pada mode ini, kipas AC akan berputar dengan lebih lambat dan stabil, sehingga pengeluaran listriknya pun lebih irit.

Nah, kalau kamu malas mengubah-ubah setelan mode, mending langsung gunakan mode ‘auto’ biar AC-nya sendiri yang mengatur suhu sesuai cuacanya.

3. Keliru menyetel mode saat menyalakan AC untuk tidur di malam hari


Pada malam hari, suhu tubuh akan menurun dengan sendirinya. Maka sebaiknya atur AC-mu pada mode ‘sleep’ agar saat suhu ruangan sudah sesuai, maka kecepatan kipasnya akan menurun sesuai kinerjanya. Inilah yang bikin listriknya lebih hemat.

4. Terlalu sering buka-tutup ruangan atau membiarkan jendela terbuka sementara AC-nya menyala


Kalau kamu sering keluar-masuk ruangan, pastikan pintu selalu ditutup kembali. Atau, jangan biarkan ada jendela yang terbuka saat menyalakan AC. Kalau angin dingin dari AC ke luar ruangan, AC akan kembali berusaha menurunkan suhu di dalam ruangan, artinya kompresornya kembali bekerja, dan listriknya bakal terus tersedot karenanya.

5. Mematikan AC saat keluar ruangan


Banyak orang yang gara-gara pengen irit, mereka selalu mematikan AC saat bepergian sebentar, lalu menyalakan AC lagi sesampainya di rumah. Padahal cara ini justru bikin lebih boros listrik, pun nggak baik untuk mesin AC. Iya, menyalakan AC akan menyedot listrik lebih banyak.

6. Buru-buru menyalakan AC saat listrik baru aja menyala atau nggak sengaja mematikannya


Jika AC baru saja mati tiba-tiba karena listrik turun atau nggak sengaja memencet tombol off, jangan langsung menyalakan AC kembali. Tahu sendiri kan, listrik akan tersedot banyak saat AC dinyalakan. Sebaiknya, tunggu dulu sampai 5-10 menit kemudian agar oli kompresor dan gas freon beristirahat sejenak. Cara ini sangat efektif memperpanjang umur AC, pun lebih hemat listriknya.

Selain ke enam kesalahan pakai AC di atas, penting juga untuk membersihkan AC. Minimal tiap dua bulan sekali. Terutama di bagian filter, agar mesin AC bisa berfungsi dengan baik dan stabil penggunaan listriknya.

Yuk, mulai sekarang kurang-kurangin pakai AC dengan cara yang keliru, biar lebih hemat listrik juga nggak membuang freon berlebih demi menjaga bumi kita tetap bersih. Semoga bermanfaat.

Bagikan Gratis :


Loading...