Header Ads

Sesak BAB dari Jakarta, Ampas Lae Togar Beserak di Kualanamu



Lae Togar pulang merantau dari Jakarta. Sesampainya di Kualanamu, Lae Togar langsung mencari toilet. 

Pas pulak hari itu ada acara menyambut hari Pantun se-Dunia.

Pas mau masuk, eh dihalangin oleh petugas Bandara. "Wet et et et ... tunggu, tunggu", katanya. Dia pun langsung berpantun.

*Celana bukan sembarang celana...*
*Celana panjang baju berdasi...*
*Tak peduli awak darimana...*
*Masuk toilet harus permisi..."*

Oopsss... Lae Togar pun tak mau kalah. Dikeluarkan salah satu pantun andalannya.

*"Emas perak adalah harta...*
*Mohon dijaga sepenuh hati...*
*Saya menahan berak dari Jakarta...*
*Tolonglah pinjam toilet barang sekali..."*

Petugasnya bilang "Wah, awak ni laaah..." ( _dengan logat melayu yang kental_ ).

*"Zaitun bukan sembarang zaitun...*
*Zaitun bulat seperti semangka...*
*Pandai kali awak berpantun...*
*Bolehlah pakai toilet sesukanya..."*

Lae Togar pun bergegas menuju toilet. Eh baru beberapa langkah, ia balik lagi ke petugasnya.

*"Zaitun bukan sembarang zaitun...*
*Pulau kembang jauh disana...*
*Lama sekali awak ngajak berpantun...*
*Saya sudah berak di celana..."*

Beserak lah barang tu...


Bagikan Gratis :


Loading...