Breaking

Jumat, 09 Agustus 2019

Anda Penikmat Kopi Susu? Ini Bahaya yang Mengintai...


Dalam lima tahun terakhir, jumlah penikmat kopi di Indonesia meningkat drastis. Dan kopi susu atau sanger menjadi primadona para penikmat kopi.

Namun ternyata, ada bahaya di balik minuman kopi yang dicampur susu. Menurut dr. Marudut, kopi campur susu justru bisa menurunkan nilai gizi dari susu. Kandungan tanin pada kopi ternyata mampu mengikat zat besi yang ada di dalam susu. Alhasil, jika Anda berharap mendapatkan zat besi dari sepertinya hal ini adalah sesuatu yang sia-sia.

Perlu diketahui, tanin adalah antioksidan berjenis polifenol yang berfungsi untuk mencegah atau menetralisir efek radikal bebas merusak di dalam tubuh. Sementara susu mengandung mineral yang kinerjanya akan dipengaruhi oleh tanin, salah satunya zat besi dan kalsium. Tanin bisa ‘mengikat’ zat besi sehingga mengganggu proses penyerapannya ke dalam tubuh, begitu juga dengan kalsium.

Namun, mengingat kandungan paling penting di dalam susu adalah kalsium, Anda tidak perlu khawatir terhadap hilangnya kandungan zat besi dari susu. Dokter Marudut mengungkapkan, kopi campur susu atau kopi campur teh bisa menghilangkan 10 persen kadar kalsium susu.

Bagi anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan atau bagi orang dewasa yang ingin menjaga kesehatan dan kekuatan tulangnya, berkurangnya kadar kalsium yang mereka konsumsi tentu bisa berpengaruh besar bagi kesehatan, hal inilah yang kemudian membuat bahaya kopi campur susu.

Jika Anda memang ingin minum susu dengan tujuan mendapatkan nutrisinya, maka ada baiknya tidak mencampurkannya dengan bahan-bahan lainnya layaknya kopi dan teh. Namun, jika Anda hanya ingin mengonsumsinya sebagai minuman yang enak dan menyegarkan saja, maka tidak masalah jika meminum kopi campur susu.


Bahaya Kopi Susu

Kopi campur susu, terutama susu yang mengandung kandungan lemak tinggi, dapat membuat pasokan lemak yang masuk ke dalam tubuh melonjak tinggi. Hal ini bisa meningkatkan risiko obesitas di mana komplikasi yang ditimbulkan adalah stroke, penyakit jantung, dan diabetes.

Sama halnya dengan susu, penggunaan krimer pada kopi juga menimbulkan gangguan kesehatan karena kadar lemak pada krimer yang tinggi. Campuran ini juga berpotensi menyebabkan kenaikan berat badan.

Salah satu cara meminum kopi yang cukup banyak digemari adalah kental dan manis, di mana hal ini justru bisa meningkatkan diabetes dan obesitas. Apabila Anda tidak terbiasa mengonsumsi kopi pahit, sebaiknya batasi jumlah gula dalam cangkir kopi untuk menurunkan risiko terjadinya diabetes.

Sementra itu, bahaya kopi campur susu selanjutnya menurut dr. Fiastuti Witjaksono Msc. MS. spGK dari Perhimpunan Osteoporosis Indinesia (Perosi) adalah membuat tulang menjadi rapuh karena menghambat penyerapan kalsium.

Namun, Anda tidak perlu khawatir, kalsium yang mampu membuat tulang kuat dan terhindar dari osteoporosis bisa didapatkan dari sumber lain yaitu produk dari sayuran berwarna hijau, tahu, tempe, dan kacang.

Pada dasarnya, kopi tanpa campuran susu, gula, krimer adalah pilihan terbaik untuk menjaga kesehatan Anda. Para pakar kesehatan pada umumnya menyarankan untuk minum kopi hitam pahit demi mendapatkan manfaat kesehatan, daripada minuman kopi berlemak dan bergula.

Namun, jika Anda menggemari kopi campur susu atau krimer, pilihlah dengan kandungan rendah lemak. Selain itu, hindari minum kopi kemasan dengan campuran gula, susu atau krimer di dalamnya.





loading...



Tidak ada komentar:

Posting Komentar