Breaking

Kamis, 25 Juli 2019

Dicaci Maki dan Diancam Bunuh, Anies : Biasa Saja, Kita Harus Terus Kerja


Video berdurasi 5 menit 36 detik itu memperlihatkan seorang pria berkacamata di atas atap. Dia menyampaikan kekecewaan kepada Anies dengan ucapan-ucapan kasar.

Tak hanya mencaci-maki, dia pun sesumbar akan membunuh Anies. Anies angkat bicara soal video ini.

Selain itu, dia mengajak Anies sumpah pocong untuk membuktikan tidak menerima uang dari terbitnya IMB di pulau reklamasi. Dia juga sesumbar akan membunuh Anies, Habib Rizieq Syihab, dan Amien Rais.

Anies mengaku mendapat kiriman video, tapi belum sempat membuka. "Saya sudah ada yang kirim, tapi belum sempat lihat. Apa isinya?" kata Anies kepada wartawan di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (25/7/2019).

Setelah dijelaskan isi video tersebut, Anies pun membiarkan masyarakat menilai. Setiap orang, kata Anies, memang memiliki kebebasan untuk berkomentar di era keterbukaan informasi.

"Ya masyarakat bisa menilai sendiri. Ini adalah sebuah era keterbukaan. Siapa saja boleh mengungkapkan pendapatnya, pandangannya, tidak ada yang melarang, dan kita semua nanti malah bisa memiliki penilaian objektif atas apa yang dikatakan," ucap Anies.

Anies merasa tidak terganggu oleh beredarnya video tersebut. Dia pun belum berencana melaporkan kepada polisi.

"Saya belum dengar lengkap.... Nggak (terganggu), biasa saja. Saya nggak merasa terganggu dan kita terus kerja urus Jakarta apa pun yang dikatakan orang. Tugas kita adalah menjalankan semua rencana. Begitu saja," kata Anies. (aik/dkp)





loading...



Tidak ada komentar:

Posting Komentar