Breaking

Sabtu, 18 Agustus 2018

Bus Masuk Jurang di Tobasa, 18 Dievakusi, 2 Meninggal


Tragis, bus carter masuk jurang di Jembatan Sipegpege, Desa Lumban Gaol Tengah, Kabupaten Tobasa, Sabtu (18/8/18) pagi sekira pukul 7.15 WIB. Hingga pukul 18.30 WIB sore, masih 18 orang yang berhasil dievakuasi, 2 diantaranya meninggal dunia.

“Sampai sekarang, yang berhasil dievakuasi masih 18 orang. Di dalam bus masih ada korban4 orang dengan posisi terjepit, yang diduga sudah meninggal. Namun informasi dari keluarga korban, ada 26 orang korban dalam kejadian ini,” kata Bupati Tobasa Ir Darwin Siagian yang diwawancarai bersama Kapolres Tobasa AKBP Elvianus Laoli di lokasi kejadian.



Bupati menjelaskan, evakuasi bus berikut korban yang jatuh 30 meter di bawah jembatan, sangat sulit. “Kondisinya, mobil terjepit dalam celah batu. Beberapa kali ditarik pakai kren dengan alat berat, belum berhasil,” katanya.

Kapolres menambahkan, informasi yang dihimpun dari korban selamat, diduga ada korban yang hanyut saat keluar dari bus.

“Informasinya, ada yangg keluar saat kejadian. Namun tergelincir dan terbawa arus. Kita sudah lakukan pencarian, dan pasang jaring. Namun belum ditemukan,” ungkapnya.

Terkait penyebab kejadian, menurut Kapolres masih dalam penyelidikan. “Belum kita ketahui secara pasti. Sementara kejadian itu diduga akibat medan jalan yang curam dan bertikungan,” jelasnya.

Terkait sopir yang mengangkut rombongan Parboru itu, menurutnya belum berhasil diidentifikasi.

“Ada kemungkinan, sopir adalah korban yang belum berhasil dievakuasi dari dalam mobil,” katanya sambari menyebutkan bahwa upaya evakuasi masih terus dilakukan. (ft/nt)





loading...



Tidak ada komentar:

Posting Komentar