23 May 2013

Mahasiswi Binjai Diperkosa

Ads by Google

SALAPIAN-PML

DN (20) terpaksa merelakan tubuh mulusnya dicicipi Perdamenta Pinem alias Cotna (21), tetangganya sendiri. Tersangka pelaku mengancam akan membeber rekaman video seksnya dengan sang pacar kepada orangtuanya, jika menolak disetubuhi.

Pemerkosaan yang terjadi, Kamis (16/5) lalu, sekira pukul 21.00 wib. Bermula saat mantan pacar DN, berinisial YG, memperlihatkan video rekaman seksnya dengan DN. Menyaksikan persetubuhan di rekaman handphone YG, Cotna jadi bernafsu untuk mencicipi tubuh tetangganya itu.

Akal bulus Cotna pun timbul. Hari itu juga Cotna menelepon DN untuk ketemuan. Cotna pun mengancam agar DN menemuinya malam hari di kawasan areal Namo Rambung. Jika tak muncul, Cotna mengancam akan menyebar video tak senonoh itu dan akan memberitahukannya pada orangtuanya.

Ancaman Cotna ternyata berjalan mulus. DN yang takut dilaporkan pada orangtuanya, memenuhi permintaan Cotna untuk bertemu di Namo Rambung.

Begitu melihat kedatangan DN, Cotna langsung saja memeluk tubuh DN dan menciuminya. Tak senang dilecehkan, DN lantas mendorong tubuh pria beristri itu. DN pun mempertanyakan maksud tetangganya itu mengajaknya ketemuan.

Bak disambar petir, DN terkejut saat Cotna minta dilayani seperti di rekaman handphone mantan pacarnya, YG. DN pun menolaknya. Tapi Cotna kembali mengeluarkan jurus pamungkasnya, bakal menyebar rekaman video seks pribadi DN dan YG ke khalayak ramai, dan melaporkannya kepada kedua orangtuanya.

Tak ingin rahasia itu terbongkar, DN tak punya pilihan selain hanya diam saat Cotna menggerayangi tubuhnya. Tak sesenti pun tubuh DN lepas dari kebuasan nafsu bejat Cotna. Hingga akhirnya Cotna menelanjangi DN dan menuntaskan adegan  seksnya.

Keesokan harinya, DN yang tak ingin jadi korban pelampiasan nafsu Cotna, memilih melaporkan pemerkosaan itu ke Polsek Salapian. Tak butuh waktu lama, polisi langsung meringkus Cotna.

Di kantor polisi, Cotna pun tak membantah aksinya memperkosa DN. Cotna bahkan mengaku sudah lama menyukai DN. Sejak SD Cotna sudah menaruh hati dengan tetangganya itu, hanya saja tak kesampaian. Karena itu, begitu dapat kesempatan mencicipi tubuh DN, Cotna sangat bersemangat.

Dalam keterangannya, Cotna hanya sekali memperkosa DN. ”Memang saya akui, saya mengancam akan menyebar luaskan adegannya dengan pacarnya. Saya sempat disorongkannya saat memegang dadanya, tapi karena rahasianya ada pada saya dia pun harus tunduk pada saya. Malam itu dia menangis, namun jika nantinya dia hamil aku tanggung jawab,” ucapnya enteng.

Kapolsek Salapian AKP Zulkarnain melalui Kanit Reskrim Ipda T Tarigan menuturkan, kasus pemerkosaan itu dilaporkan korban ditemani orangtuanya, Senin (20/5) lalu. Saat itu pihaknya langsung melakukan pengejaran dan berhasil meringkus pelaku.

“Hari ini kasusunya masih kita proses. Untuk korban, hari ini masih diungsikan orangtuanya di Medan karena masih mengalami syok berat,” ucap Ipda T Tarigan.(ris/bud)



Berbagi Cerita Disini




lazada.co.id