Breaking

Minggu, 21 Oktober 2018

SADIS! Ternyata Begini Cara Mereka Membunuh Satu Keluarga di Tj Morawa


Polisi menemukan fakta mengejutkan hasil uji forensik dugaan pembunuhan dan penculikan satu keluarga di di Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang.

Adalah korban bernama Muhajir dan Istrinya Suniati masih dalam keadaan hidup saat dibuang oleh pelaku ke sungai dengan kondisi tangan diikat ke belakang.

Hasil ini dikuatkan dengan ditemukannya pasir dan cairan didalam paru-paru mereka. Sedangkan anak mereka M Solihin sudah dalam kondisi meninggal dunia sebelum dibuang.

"Artinya mereka masih bernafas saat dibuang dalam kondisi tangan terikat ke belakang," kata Direktur Ditreskrimum Polda Sumut, Kombes Andi Rian, seperti dilansir Kantor Berita RMOLSumut, Minggu (21/10).

Kombes Andi Rian mengatakan, proses penanganan kasus ini masih terus mereka lakukan di mana seorang warga sudah ditetapkan sebagai tersangka yang merupakan tetangga dari korban sendiri.

"Inisialnya DN. Saat diperiksa ia menunjukkan di mana membuang korban pertama yakni Muhajir, kemudian lokasi membuang korban kedua yakni Solihin dan korban ketiga," ujar Andi Rian.

Namun kata Andi, tersangka ini perannya hanya membantu di mana ia bertugas mengambil mobil, kemudian membawa para korban dan membuang. Sedangkan eksekutornya masih dalam pengejaran.

"Kita terus mendalami kasus ini. Karena beberapa saksi sudah kita periksa termasuk tetangga korban," pungkas Andi.

Muhajir bersama Suniati serta anak mereka M Solihin dilaporkan hilang. Ketiganya hilang dari rumah mereka di Dusun III Gang Rambutan, Desa Bangun Sari, Tanjung Morawa, sejak Selasa (9/10).

Kemudian pada Minggu (14/10) kemarin petugas menemukan jasad M Solihin di aliran Sungai Belumai, Deli Serdang.

 Kemudian pada Kamis (11/10) ditemukan jasad seorang anak laki-laki dengan posisi tangan dan kaki terikat di  Dusun I, Tungkusan, Desa Tadukan Raga, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deliserdang dan pada Selasa (16/10) sekitar pukul 10.00 WIB, jasad Suniati ditemukan di perairan Pulau Pandang, Batubara. [jto]





loading...



Tidak ada komentar:

Posting Komentar