Breaking

Kamis, 18 Oktober 2018

Gileee... Kaum Hawa Resah, Pria Peremas N3nen Gentayangan


Kabar pelecehan seksual pria misterius mulai meresahkan masyarakat Kabupaten Kota Waringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng).

Bagaimana tidak, seorang pria pemotor dikabarkan melecehkan korbannya dengan cara meremas payudara kaum hawa. Pria cabul itu mengincar para korban yang berkendara seorang diri.

Seperti dituturkan WA, salah satu korban pelecehan ini mengaku dilecehkan saat melintas di Jalan Padat Karya Gang Rambutan, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan, Selasa (16/10) malam sekitar pukul 21.00 WIB. Seperti biasa dia mengendarai sepeda motor seorang diri, jalan tersebut merupakan jalur yang juga biasa dilintasi setiap pulang kerja.

Jalan Padat Karya merupakan jalur cukup sepi. Saat itu sebenarnya korban sadar sedang diikuti pengendara lain di belakangnya. Namun dia tak menyangka bahwa pengendara motor jenis Vega pretelan tanpa plat nomor itu akan melecehkannya.

”Tiba-tiba orang itu mengebut dari belakang, aku kira mau jalan duluan, akhirnya aku ngalah. Motor aku pelanin biar dia duluan, enggak tahunya aku dipepet dan diremas dadaku,” ujar WA, Rabu (17/10).

Usai kejadian itu dia langsung panik dan berteriak sambil mengejar pelaku. Kondisi jalan yang sepi dan tanpa penerangan membuat pelaku mudah kabur, dan saat kejadian tidak ada warga yang mengetahui.

“Ciri-cirinya pakai kaos abu-abu, helm hitam, mudahan orangnya cepat ketangkap dan dihukum seberat-beratnya. Karena kalau belum ketangkap maka bisa cari mangsa yang lain. Teman-teman rupanya pernah mengalami hal serupa, bahkan ada juga yang motornya ditendang sampai jatuh karena bagian alat vitalnya diremas,” tuturnya.

Hal senada juga dialami Cici, warga SP 1 (Pangkalan Dewa), Kecamatan Pangkalan Lada, ini mengalami nasib serupa. Meski kejadian sudah berlangsung beberapa hari lalu, sampai kini dia masih trauma bila melintasi lokasi kejadian. Saat itu sekitar pukul 22.00 WIB, korban merasa diikuti orang tak dikenal ketika melintas di Jalan Ahmad Yani, kawasan Pelingkau, Kelurahan Baru sampai Bundaran Pangkalan Lima.

“Motornya sama, Vega hitam pretelan. Dia pepet aku, aku kira dia mau nyelip, rupanya dia remas dadaku, habis itu aku takut luar biasa dan berhenti di depan ruko yang agak terang menunggu sampai orang lewat dan menangis di jalan minta tolong orang,” ceritanya.

Rupanya premotor cabul itu masih kurang puas usai melecehkannya. Korban ternyata dicegat lagi di kawasan SP4 (Pandu Senjaya), Kecamatan Pangkalan Lada. Takut kejadian itu terulang, korban ngebut dan nyaris celaka akibat melintasi jalan berlubang.

“Posisi jalan sepi, terus aku berhenti lagi di pinggir jalan yang banyak anak muda di Bundaran Patung Tani, pelaku dikejar dengan anak-anak muda yang nongkrong tapi sampai SP3 (Pangkalan Tiga) sudah tidak terkejar. Aku tidak tahu niatnya apa, tapi aku saranin hati-hati buat perempuan semua,” pungkasnya.

Kejadian serupa juga dialami banyak perempuan lainnya yang melintasi sejumlah jalan di Pangkalan Bun seperti Jalan Ahmad Wongso, Jalan Jendral Sudirman dan sejumlah jalan sepi lainnya.

Aksi pelecehan itu bahkan juga dilakukan di pagi dan sore hari. Para korban berharap aparat kepolisian segera bertindak agar tidak ada jatuh korban berikutnya.

(jok/sla/prokal/pojoksulsel)





loading...



Tidak ada komentar:

Posting Komentar