Breaking

Jumat, 03 November 2017

Tinggal dengan Ibu Tiri, Tubuh Balita Ini Penuh Cubitan dan Sundutan Rokok


Hati ibu mana yang tak terluka melihat buah hatinya ditemukan dalam kondisi mengenaskan di rumah mantan suami (Deni Alexander Sembiring) dan istri barunya (Siti) di Jalan Bunga Sedap Malam XII, Kelurahan Sempakata, Kecamatan Medan Selayang.

Junita Barus (25), sang ibu kandung dari AS (3 tahun 2 bulan) pun terpaksa mengambil langkah hukum agar kasus ini diungkap dan dituntaskan dengan baik.

Sikap tegas Junita ini diambilnya setelah nalurinya sebagai ibu selalu kepikiran dengan kondisi AS.

Diceritakannya, sejak dirinya berpisah dengan Deni Alexander Sembiring, anak-anaknya sering tinggal di rumah nenek dan kakeknya (orang tuanya). Namun, tiga bulan yang lalu, bapaknya (Deni Alexander Sembiring) meminta agar kedua anaknya diantar ke rumahnya dengan alasan kangen.

Lalu dia meminta tolong adik iparnya untuk melihat AS. Setelah iparnya menceritakan kondisi AS yang mengerikan, Junita langsung mendatangi kediaman mantan suaminya tersebut.

“Ketika adik iparku menjenguk anakku itu, dia heran melihat paha anak saya biru-biru seperti bekas dicubit dan disundut rokok. Bahkan bokongnya juga memar, kasihan kali anak saya itu. Saya tidak terima dengan perlakuan perempuan itu,” ujar Junita beru Barus, Kamis (2/11/2017) melalui telepon seluler kepada Posmetro Medan.

“Selama tiga bulan anakku itu tinggal bersama Deni Alexandar dan istrinya, tapi kenapa sampai disiksa-siksa seperti itu. Kalau memang sudah bosan, kan bisa dihubungi atau diantar sama aku,” kesalnya.

Curiga dengan adanya luka-luka dan memar di badan bocah malang itu, dia langsung melaporkan aksi keji itu ke Polsek Sunggal.

Namun, sebelum melapor, dirinya membawa AS berobat (divisum) di RS Bhayangkara Medan.

“Saya sangat mengharap kepada Polsek Sunggal agar secepatnya memproses kejadian yang menimpa anak saya itu. Nomor laporan polisi saya, tertulis Surat Tanda Terima Laporan Polisi bernomor STTLP/1066/K/X/2017/SPKT Polsek Sunggal tanggal 25 Oktober 2017,” pungkas Junita. (ita/gib/PM)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar