Breaking

Minggu, 29 Oktober 2017

Kebakaran Hebat Landa Pasar Atas Bukit Tinggi, 800 Kios Ludes


Pusat Pertokoan Pasar Atas Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), terbakar pada Senin pagi sekitar pukul 06.00 WIB.

Suasana di lokasi kejadian, para pedagang terutama yang kiosnya berada di dekat gedung pusat pertokoan panik mencoba menyelamatkan barang-barang dagangan.

Sejumlah warga dan pedagang lainnya ramai melihat dan membantu menyelamatkan barang dagangan yang masih bisa diselamatkan.

Ramainya warga dan tumpukan barang dagangan yang sudah diselamatkan membuat petugas pemadam kebakaran kesulitan memadamkan api.

Salah seorang pedagang pakaian di pusat pertokoan tersebut, Eri (40) mengatakan, semua barang dagangannya telah habis dan tidak ada yang bisa diselamatkan.

"Sampai di pasar kondisi sudah tidak mungkin lagi untuk masuk ke kedai menyelamatkan barang jadi dipasrahkan saja," katanya.

Sekitar 800 petak kios di Kompleks Pertokoan Pasar Bertingkat, Pasar Atas, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, ludes terbakar, Senin (30/10/2017) pagi. Belum diketahui dari mana sumber api, namun api pertama kali terlihat di lantai dua Blok C dan cepat menjalar hingga menghanguskan Blok B hingga Blok E.

Petugas Sekuriti Pasar Atas Dedi Barat menuturkan, kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 5.45 WIB. Sampai pukul 8.00 WIB api masih menyala dan masih diupayakan pemadaman. Api yang membakar pertokoan depan Jam Gadang dalam waktu singkat sudah menyebar ke Blok C. Kobaran api membakar sekitar 800 petak toko di Blok A, B, dan E.

“Ini yang terbakar sudah semuanya, Blok A, B, C, D, sampai Blok E. Semua ada sekitar 800-an toko. Tahu pertama kali ada kebakaran dari teman tadi pagi yang menelepon katanya api terlihat sudah besar di depan di lantai dua,” kata Dedi Barat.

Dari perkiraan sementara, api diduga berasal dari hubungan pendek arus listrik. Sebab, kobaran api pertama terlihat menyebar di bagian atap lantai dua toko. Namun, kepolisian belum bisa memastikan sumber api karena belum bisa melakukan olah tempat kejadian.(bbs)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar