Breaking

Sabtu, 08 April 2017

Sembilan Langkah Jitu Menjadikan Danau Toba ‘Monaco of Asia’


Danau Toba menyimpan potensi wisata yang luar biasa. Pemandangan Danau Toba itu semuanya indah.
Danau Toba dan barisan pegunungan di sekelilingnya merupakan lukisan alam terindah maha karya Tuhan sang Pencipta. Di Pulau Samosir kita akan menemukan keajaiban-keajaiban lainnya. Hanya tinggal selangkah lagi mewujudkan Danau Toba sebagai “Monaco of Asia”.
Demi mengembangkan Danau Toba menjadi tujuan wisata kelas dunia seperti Bali, pemerintah mendorong percepatan pengembangan Danau Toba menjadi Monaconya Asia. Menghidupkan kembali wisata Danau Toba yang pernah menjadi tujuan wisata favorit turis mancanegara pada era tahun 1990-an dan merupakan harapan besar  bagi rakyat Sumatera Utara, umumnya Indonesia.
Pengembangan yang akan dilakukan adalah dengan membangun sarana dan prasarana termasuk infrastruktur sehingga wilayah tersebut menarik minat wisatawan lokal maupun manca negara.
Pembangunan infrastruktur sudah dimulai. Seperti pembangunan jalan tol Kuala Namu yang direncanakan hingga ke Sibolga, tahap pertama Kuala Namu-Tebing Tinggi yang progresnya telah mencapai 83 persen. Pengembangan bandara juga dilakukan untuk turis lokal atau mancanegara yang akan ke Danau Toba lewat jalur udara.
Memperlebar runway Bandara Sibisa dan Silangit, dari yang sebelumnya hanya 35 meter, menjadi 42 meter. Dengan runway yang lebih panjang pesawat-pesawat berbadan besar dapat mendarat di bandara tersebut.
Penertiban dan membongkar (KJA) Keramba Jaring Apung juga sudah disosialisasikan kepada warga dan diberikan tenggang waktu untuk pengusaha keramba membongkar keramba tersebut oleh Menko Kemaritiman dan pemerintah menggandeng PT Kereta Api Indonesia (Persero) membuka jalur kereta api Tigaras-Raya menuju Kuala Namu dan Danau Toba.
Monaco adalah sebuah negara kecil yang menjadi tempat favorit seleb dunia, hingga perhelatan bergengsi Grand Prix Formula One. Dengan ukuran luas wilayah 202 Ha, Monaco merupakan negara kedua terkecil di dunia. Ukurannya luas wilayahnya hampir sama dengan kabupaten Samosir 206.905 Ha.
Perbedaan Monaco dan kawasan Danau Toba. Monaco berada di pinggiran perairan laut Meditarania dan Parapat-Pulau Samosir  berada di pinggiran Danau Toba. Monaco dan kawasan Danau Toba memiliki Kesamaan topografi dan luas wilayah. Hal ini pula yang menjadikan rencana pembangunan pariwisata Danau Toba meniru ke Monaco dan memiliki warna bendera yang sama dengan Indonesia.
Kesembilan langkah strategis mengembangkan danau Toba tersebut antara lain:
1.      Mempercepat pengembangan akses udara dengan memperpanjang landasan pacu dan layanan Banda Udara Sibisa di Kecamatan Ajibata, Tobasa.
2.      Membangun sarana pendukung penginapan (tourist resort) di kawasan Danau Toba.
3.      Membangun jalan tol dari bandara Kuala Namu International Airport (KNIA) menuju Parapat.
4.      Mengeruk dan memperdalam Danau di Kawasan Tano Ponggol.
5.      Membersihkan kawasan Danau Toba.
6.      Menyediakan wilayah Toba seluas 500 Ha untuk Eco-Tourism.
7.      Membuat Peraturan Presiden (Perpres) Badan Otoritas Pariwisatan Danau Toba
8.      Menggalakkan bersih, senyum bagi warga sekitar Danau Toba.
9.      Menggencarkan promosi lengkap dengan sejarah terbentuknya Danau Toba.
Pembangunan pariwisata kelas dunia di Danau Toba bila tidak ditangani dengan baik atau tidak direncanakan dengan matang, dapat menyebabkan kerusakan baik secara lingkungan maupun dampak-dampak negatif terhadap sejarah, ekonomi maupun sosial.
Pengembangan suatu obyek wisata yang dilakukan dengan baik akan menghasilkan hal positif dan pendapatan ekonomi yang baik juga untuk komunitas setempat. Namun bagaimana kita menjaga agar yang positif lebih banyak diterima daripada yang negatif.
Masyarakat yang berada di kawasan Danau Toba mempunyai peran yang sangat penting, karena mau tidak mau terlibat langsung dalam aktifitas-aktifitas yang berkaitan dengan pariwisata di daerah “Monaco of Asia” tersebut. Menjaga keamanan lingkungan sekitar sehingga membuat wisatawan yakin, tenang, aman selama mereka berada di obyek wisata tersebut.
Karya anak negeri untuk “Wonderful Danau Toba” (semedan.com








Tidak ada komentar:

Posting Komentar