Pendiri Telegram Skakmat Facebook, "Hormati Pengguna Anda!"


 Pendiri Telegram Pavel Durov ikut buka suara perihal kabar pembaruan kebijakan privasi dan persyaratan layanan WhatsApp yang memaksa pengguna untuk setuju membagi data mereka dengan Facebook.


Durov mengatakan Facebook memiliki tim khusus untuk mencari tahu alasan mengapa aplikasi Telegram menjadi sangat populer.


"Saya dengar Facebook memiliki departemen yang dikhususkan untuk mencari tahu mengapa Telegram begitu populer. Bayangkan, lusinan karyawan bekerja penuh waktu hanya untuk itu saja," ujarnya.


"Saya dengan senang hati memberikan rahasia kami secara gratis: hormati pengguna Anda," tambahnya.


Lebih lanjut, Durov menuturkan, jutaan orang marah dengan perubahan terbaru dalam persyaratan layanan WhatsApp yang mengharuskan mereka berbagi semua data pribadi mereka ke mesin iklan Facebook.


Akibatnya, tak mengherankan apabila dalam beberapa tahun terakhir pengguna WhatsApp beralih semakin cepat ke Telegram.


"Dengan sekitar 500 juta pengguna dan terus berkembang, Telegram telah menjadi masalah utama bagi perusahaan Facebook," ucap Durov.


Durov mengklaim, karena Facebook tidak dapat bersaing dengan Telegram terkait kualitas dan privasi, maka WhatsApp nampaknya beralih ke pemasaran terselubung yakni menggunakan bot berbayar dalam artikel WhatsApp di Wikipedia.


"Editor Wikipedia baru-baru ini mengungkap beberapa bot berbayar telah menambahkan informasi bias ke dalam artikel WhatsApp Wikipedia," kata Durov seperti dikutip dari Tech Weez.


Bagikan Gratis :


Loading...

Tidak ada komentar