Judi Tembak Ikan Marak di Binjai, Nunggu Emak-emak Bergerak!

 

Lokasi perjudian gelper tembak ikan di Jln.Ir.H.Juanda, Kel Timbang Langkat, Kecamatan Binjai Timur, di depan Kampus STAI Binjai.(Foto/ist)

Usaha perjudian sejenis jack pot dan judi gelper tembak ikan semakin di Kota Binjai mulai merajalela. 


Bahkan dibeberapa lokasi usaha perjudian jack pot yang berlokasi di wilayah Padang Brahrang atau Lincun, pengusaha jenis judi ini seperti kebal hukum.


Selain di Padang Brahrang dan Lincun, saat ini usaha perjudian lainnya seperti gelper tembak ikan, juga mulai marak di beberapa lokasi. Seperti di dekat jembatan titi kembar, Kelurahan Pekan dan di sekitar Teladan, Kelurahan Binjai, Kec.Binjai Kota, usaha jenis perjudian gelper ini terus tumbuh bak jamur di musim hujan.


Ironisnya, saat ini di depan kampus STAI di Jln.Ir.H.Juanda, Kelurahan Timbang Langkat, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai, telah dibuka usaha perjudian ilegal gelper tembak ikan.


Padahal, usaha perjudian tersebut persis di depan  Kampus Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI). Namun polisi sepertinya hanya tutup mata.


Menurut beberapa mahasiswa STAI yang tidak ingin disebutkan namanya kepada media ini, Sabtu (09/01/2020) di sekitar Binjai Super Mall (BSM) mengatakan bahwa pemilik usaha jenis gelper tembak ikan ini seperti tidak menghargai lokasi perkuliahan yang sangat indentik dengan pendidikan agama Islam.  Sehingga para mahasiswa mulai gerah dengan aktivitas judi tersebut.


"DI wilayah sekitar kampus kami, tidak boleh dikotori dengan adanya segala bentuk perjudian. Ini kampus yang sangat identik dengan Agama Islam, tempat mahasiswa belajar. Saya berharap kepada pemilik warung yang sudah menyediakan lapak judi, agar menutup lokasi tersebut. Jangan sampai kami para mahasiswa yang bergerak," jelas mereka.


Sementara itu, beberapa warga sekitar lokasi perjudian gelper tembak ikan tersebut menjelaskan bahwa permainan judi gelper tersebut tutup hingga larut malam atau sampai pagi. Bahkan setiap malam menimbulkan suara berisik dan mengganggu warga yang sedang tidur.


“Lapak gelper tembak ikan tersebut seperti di bekap aparat, Bang. Tidak ada yang berani untuk gerebek lokasi perjudian tersebut.


Warga bersama mahasiswa berharap agar Kapolres Binjai, AKBP Romadhoni Sutardjo, Sik, agar menutup semua usaha berbentuk perjudian tersebut. Apalagi, lokasi perjudian yang dekat dengan pemukiman warga serta di wilayah kampus STAI atau pun di dekat sekolah-sekolah, di seluruh Kota Binjai.(lkt-1)


Bagikan Gratis :


Loading...

Tidak ada komentar