News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Geger!!! Salah Satu Dari 3 Bocah Yang Hilang Tiba-Tiba Muncul

Geger!!! Salah Satu Dari 3 Bocah Yang Hilang Tiba-Tiba Muncul


Salah satu dari 3 bocah yang hilang di Dusun Pulka, Desa Naman Jahe, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, 18 Oktober 2020 lalu, tiba-tiba muncul dan memanggil nama salah seorang warga.


Kisah itu sempat membuat warga merinding karena yang dipanggil oleh satu dari tiga bocah yang hilang itu, merupakan nama warga Medan.


Namun hal yang mengejutkan lagi, saat akan didekati, anak itu tiba-tiba menghilang entah kemana.


Kejadian tersebut terjadi beberapa waktu lalu di Desa Naman Jahe. Yang terlihat muncul adalah salah satu anak berbaju kuning. Dia memanggil nama salah satu warga Medan yang lewat di seputaran Desa Naman Jahe, Salapian.


Warga lantas berbondong-bondong ke lokasi anak malang itu menampakkan diri. Video pencarian anak itu pun viral di media sosial.


Penampakan anak itu diduga hanya ilusi semata. Namun meski demikian, warga tidak putus asa mencari di lokasi penampakan anak tersebut.


"Lagi pencarian di bawah, tadi ada nampak anak kecil,” kata salah satu warga yang merekam pencarian di lokasi anak itu muncul.


Terlihat dalam video banyak warga yang ikut mencari di lokasi kemunculan anak tersebut.


Tampak salah seorang anggota TNI ikut juga mencari keberadaan bocah yang sempat dikabarkan muncul dan memanggil salah satu warga yang lewat itu.


“Bapak tentara ikut mencari juga,” tambah perekam pencarian tiga bocah hilang itu dan videonya juga ditayangkan di akun Youtube Yudi Tarigan.


Video itu juga sudah ditonton sebanyak 305 ribu kali oleh pengguna Youtube.


Di dalam video terdengar suara wanita yang diduga dipanggil oleh anak itu.


“Duduk di sini (1 dari tiga bocah yang hilang),” kata wanita itu.


Namun saat didekati kata warga Medan tersebut, sang anak itu menghilang tidak tahu kemana.


Anak yang menampakan diri tersebut tampak berbaju warna kuning, seperti yang dipakai oleh salah seorang anak yang hilang sejak 18 Oktober 2020 lalu.


Namun kesimpulannya, sampai saat ini tiga bocah yang hilang itu belum ditemukan oleh siapapun. Aparat masih terus bekerja melakukan pencarian sampai ditemukan.


Sementara itu Kepala Desa Naman Jahe, Kecamatan Salapian, Jumaan, mengatakan sang anak belum ditemukan.


“Belum ditemukan sampai sekarang,” kata Kades.(lkt-1-ytb)

Tags

Posting Komentar