Penasehat Aliansi Ustadz : Ibarat Dokter, Pak Akhyar Tahu Resep dan Obat

 


Aliansi Silaturahim Ustadz Pendukung Akhyar - Salman satukan hati mendukung dan memenangkan Ir H  Akhyar Nasution Lc MA dan Ustadz H Salman Alfarisi Lc MA sebagai Walikota dan Wakil Walikota Medan pada Pilkada 9 Desember 2020.

 Ketua Aliansi Silaturahim Ustadz Pendukung Akhyar-Salman, H Nur Muhammad Hasibuan mengatakan, kehadiran para ustadz-ustadz bertemu Pak Akhyar dan Ustadz Salman sebagai bentuk sumbangsih kami dari para ustadz untuk turut memenangkan Akhyar-Salman menjadi Walikota dan Wakil Walikota Medan 2021-2024. 

 “Kami pilih Akhyar-Salman karena sudah berpengalaman, dan paling mampu bekerja untuk mempercantik Kota Medan,” ucapnya dalam silaturahim bersama 100 ustad, Rabu (18/11/2020) di Rumah Pemenangan Akhyar - Salman (AMAN). 

 Di tempat yang sama, Ketua Dewan Penasehat Aliansi Ustad Pendukung Akhyar - Salman, H Burhanuddin Sitepu mengatakan, Pak Akhyar ini sudah menguasai seluk beluk Kota Medan, sudah tahu apa saja  permasalahannya dan bagaimana cara mengatasinya. “Ibarat dokter, sudah tahu dia resep dan obatnya," ungkapnya. 

Untuk itu, Burhanuddin berharap, seluruh ustadz ustadz yang tergabung dalam aliansi ini dapat terus bergandengan tangan. Apalagi waktu yang ada tinggal tiga minggu lagi menuju hari pencoblosan 9 Desember 2020.

 Di tempat yang sama, Calon Walikota Medan, Ir Akhyar Nasution turut membenarkan, bahwa masa sosialisasi di masa kampanye ini tinggal tiga minggu ke depan. "Benar yang disampaikan Pak Burhan tadi, waktu kita memang tiga minggu lagi. Pilkada Kota Medan, perjalanannya sudah kita jalani. Sekarang kita pada tahapan meyakinkan masyarakat, karena inilah masa-masa penuh godaan, digoda oleh pemberian-pemberian, iming-imingi. Mengenai status hukumnya, Pak Ustad lah yang lebih tahu tentang ini bagaimana statusnya," ucap Akhyar. 

Kepada para ustadz, Akhyar menyatakan, dia bersama Ustad Salman adalah pasangan calon yang saling melengkapi. "Akhyar dan Salman bukan orang yang bisa menyelesaikan semua masalah. Kami manusia biasa, Salman seorang ustadz, saya seorang insinyur biasa, tapi kami bisa saling melengkapi supaya arah pembangunan Kota Medan ini benar-benar terarah," bilangnya.

  Dia menambahkan, untuk bantuan kepada warga yang kurang mampu agar tidak kelaparan, Akhyar mengatakan, akan ada program membantu tersedianya ATM beras di rumah ibadah. Beras itu akan bersumber dari bantuan jamaah yang mampu, dan berasnya disalurkan kepada warga yang kurang mampu di sekitar rumah ibadah.

 Program ini, lanjut Akhyar, terinspirasi dari kisah amirul mu'minin Umar Bin Khattab. "Kalau di zaman khalifah dulu mungkin rakyatnya tidak begitu banyak, jadi tidak begitu sulit untuk langsung turun ke rumah-rumah warga. Tapi di zaman sekarang ini, penduduk kita yang banyak, cara ini paling efektif dilakukan," terangnya. 

 Tak hanya itu, Akhyar juga mmeprogramkan bantuan perlengkapan fardhu kifayah bagi warga yang tidak mampu. Karena, Akhyar menyadari, tidak seluruh warga yang ikut STM. "Selain perlengkapan fardhu kifayah, kita juga akan siapkan ambulan gratis yang terintegrasi," tuturnya kembali. 

"Jadi bapak sekalian, banyak hal yang harus kita kerjakan. Untuk itu, kami mohon doa, mohon dukungan dari seluruh bapak sekalian," tutupnya.  (*)


Bagikan Gratis :


Loading...

Tidak ada komentar