18 UKM RAIH KREATIF LOKAL AWARD 2020, WUJUD NYATA DUKUNGAN ADIRA FINANCE UNTUK INDONESIA

 


Selama tiga dekade berdiri, PT Adira Dinamika Multi Finance, Tbk. (Adira Finance) telah melewati berbagai tantangan sehingga tumbuh menjadi salah satu perusahaan pembiayaan terbesar di Indonesia. Perusahaan pun telah menunjukkan bukti dalam memberikan pelayanan terbaik kepada puluhan juta konsumen dan para pemangku kepentingan. Tentunya pencapaian ini tidak luput dari sinergi dan kolaborasi yang harmonis dengan ekosistem perusahaan. 


Di usia ke-30 tahun, Adira Finance terus berkreasi dan berinovasi, seperti halnya membangun kolaborasi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk menggelar Festival Kreatif Lokal 2020 bertemakan #BangkitBersamaSahabat.


Program ini bertujuan untuk memotivasi para pelaku UKM agar senantiasa meningkatkan daya saing positif, sehingga memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Sebagai bentuk apresiasi terhadap pelaku wirausaha yang berhasil menciptakan prestasi kinerja mengagumkan, Adira Finance memberikan Kreatif Lokal Award 2020 kepada para pemenang dari 6 kategori kreatif, bertepatan dengan puncak perayaan HUT ke-30 Adira Finance pada Jumat (13/11) lalu. 


“Lewat Kreatif Lokal Award 2020, 18 pelaku wirausaha telah menunjukkan prestasi kinerja mengagumkan dengan memberdayakan masyarakat sekitarnya melalui inovasi dan kreativitas, sehingga meningkatkan taraf hidup dirinya sendiri dan lingkungan sekitar. Kami berharap mereka dapat menginspirasi kita semua, serta memberikan semangat untuk bersama-sama bangkit dan bersinergi dalam memajukan perekonomian Indonesia,” jelas Direktur Utama Adira Finance, Hafid Hadeli, saat memberikan sambutannya.


Penghargaan ini diserahkan langsung Direktur Utama Adira Finance, Hafid Hadeli, serta jajaran Direksi Adira Finance lainnya, I Dewa Made Susila, Ho Lioeng Min, Swandajani Gunadi, Niko Kurniawan Bonggowarsito, Harry Latif dan Jin Yoshida yang mengikuti acara secara virtual. Turut pula para mitra pendukung acara ini, yaitu Direktur Pemasaran Ekonomi Kreatif Kemenparekraf, Yuana Rochma Astuti; kemudian Presiden Komisaris Adira Finance sekaligus Direktur Utama Bank Danamon, Yasushi Itagaki.


Beberapa kepala daerah ikut berbangga dan menunjukkan rasa apresiasi mereka dengan memberikan motivasi sekaligus dukungan secara live melalui koneksi Zoom, agar para pemenang semakin bersemangat untuk memberikan dampak positif buat Indonesia. Di antara mereka adalah Gubernur Banten, Wahidin Halim; Uu Ruzhanul Ulum, selaku Wakil Gubernur Jawa Barat serta perwakilan Gubernur Kalimantan Timur, Isnan Noor. Selain itu, ada juga  Sandiaga Uno yang hadir secara virtual memberikan selamat sebagai tokoh kreatif.


Beragam hadiah berhak didapatkan para penerima Kreatif Lokal Award 2020, seperti business coaching dan mentoring dari Coach Daniel Tumiwa serta Bukalapak. Kemudian, pendampingan usaha dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Selain itu, lapak online eksklusif di Bukalapak, juga eksposure di media massa senilai total lebih dari Rp 800 juta, di samping hadiah uang tunai senilai total puluhan juta rupiah.


Kemenparekraf berkomitmen untuk memberikan pendampingan usaha dan mengikutkan para finalis dalam program-program yang tersedia luas di Kemenparekraf, seperti program "BeliKreatifLokal" maupun program lain serta berkesempatan besar untuk mendapatkan ekposure pemasaran pada berbagai pameran maupun event baik di dalam maupun luar negeri. 

Melalui FKL ini pula diharapkan dapat meningkatkan kesadaran publik bahwa mereka bisa menjadi pejuang negeri dengan #BanggaBuatanIndonesia dengan cara mengkonsumsi dan 

mrmbeli produk kreatif lokal. Dengan mengkonsumsi produk kreatif lokal, maka mereka telah membantu UMKM menjadi tulang punggung pertahanan laju perekonomian Indonesia” jelas Yuana Rochma Astuti, Direktur Pemasaran Ekonomi Kreatif, Kemenparekraf/Baparekraf.


Dari 18 finalis Kreatif Lokal Award 2020, terpilih 6 juara dari setiap kategori kreatif. Dari kategori Fashion, Ezmour memiliki nilai tertinggi. UKM fashion yang berdiri sejak 2016 ini fokus pada usaha memproduksi tas dan sepatu kulit. 

Menggunakan kulit sapi asli berstandar internasional, kini Ezmour bisa memproduksi hingga 1000 produk per bulannya. Di saat pandemi ini, Ezmour ingin menciptakan lapangan pekerjaan dengan mengembangkan lini bisnis baru di bidang sintetis, agar para masyarakat di sekitar lingkungannya dapat tetap memiliki pekerjaan.


Pada kategori Fotografi, Kotak Narsis mendapatkan penilaian tertinggi dewan juri. Usaha yang berdiri pertama kali pada 2017 di Makassar, Sulawesi Selatan, berawal dari pengalaman berfoto di acara pernikahan tapi hasil fotonya tidak bisa dilihat. Lahirlah Kotak Narsis, jasa photobooth event di mana pengunjung tak hanya bisa berfoto, tapi juga melihat hasil fotonya dan menjadikannya sebagai suvenir. Kotak Narsis memiliki 3 cara untuk bertahan saat pandemi, pertama membuat inovasi baru dengan melibatkan Camera live 360. Pada bidang marketing melakukan kerja sama digital, dan ketiga memberdayakan pelajar/mahasiswa dengan membuat Kotak Narsis Rangers untuk memberikan uang tambahan.


Untuk kategori Pertunjukan, dewan juri menilai Serumpun Lima dari Balikpapan, Kalimantan Timur, yang layak menjadi juara. Mengusung semangat dan inisiatif melestarikan kebudayaan daerah, tantangan cukup besar dihadapi karena harus merangkai gerakan, lagu, dan komposisi talent yang melibatkan gerakan pembelajaran tentang budaya. Untuk menghadapi pandemi saat ini, UKM tersebut sedang merencanakan program pertunjukan virtual, serta mengikuti lomba-lomba virtual dengan video live.


Dari kategori Kuliner, Dewi Home Crab mendapatkan nilai tertinggi, karena mengolah berbagai jajanan olahan dari kepiting rajungan. Mulai dari nugget, hingga kerupuk rajungan yang unik 

dan memiliki cita rasa berbeda. Salah satu poin keunggulannya adalah pempek rajungan yang unik dan belum memiliki pesaing serta memanfaatkan hasil kekayaan laut Indonesia. Di saat pandemi ini, UKM asal Banten ini ingin memperluas jaringan dengan membuka kerja sama dengan reseller yang memasarkan usaha kepada marketplace.


Untuk kategori Kriya, nilai tertinggi diberikan kepada Dekardekor Shop. Keterbatasan tidak menghalangi sang pemilik untuk berkarya menjalankan usaha kreatifnya memproduksi hiasan dinding berupa poster kayu. Berawal dari kemampuan internet yang dimiliki, dengan kondisi difabel, ia berkolaborasi dengan sang istri menciptakan produk kayu yang simpel dan mudah dibuat. Di masa pandemi, rencananya sang pemiliki akan membuat inovasi karya yang lebih ekonomis dengan kualitas terjaga, serta menaikan budget promosi.


Terakhir untuk kategori Video, Aceh Documentary meraih nilai tertinggi. UKM ini juga terpilih sebagai Juara Favorit di Kreatif Lokal Award 2020. Memakai issue yang dimiliki daerah Aceh sebagai salah satu nilai jual tersendiri pada film dokumenter, sejak 2013, Aceh Documentary berupaya meningkatkan keahlian kelompok masyarakat di semua aspek perfilman. Selain itu, mendorong implementasi medium film dalam kampanye sosial, lingkungan, pendidikan, budaya dan kearifan lokal.


“Lewat Festival Kreatif Lokal 2020 Adira Finance juga mengajak semua pihak untuk bangkit dan berkolaborasi, karena kami yakin, bersama kita akan mampu menghadapi tantangan sesulit apapun,” tutup Hafid.

(ril)


Bagikan Gratis :


Loading...

Tidak ada komentar