Bobby Nasution Bertekad Jadikan Koperasi Masjid Sebagai Penggerak Ekonomi Kota


Bobby Nasution menyampaikan keinginannya menjadikan masjid sebagai salah satu pembangkit perekonomian di Kota Medan, dalam kegiatan Deklarasi Dukungan Elemen Ormas Kota Medan kepada Muhammad Bobby Afif Nasution dan H. Aulia Rachman di DCoffe Kedan Jalan KH. Wahid Hasyim, Medan Baru, Selasa (22/9/2020).

"Saya ingin menumbuhkan ekonomi keumatan di masjid. Saya sangat menginginkan masjid menjadi salah satu pembangkit perekonomian di Kota Medan," tegas menantu Presiden Jokowi ini.

Diungkap Bobby, kalau kita bicara tentang perekonomian, dimana tempat yang ramai tentu ada potensial market atau pasar yang potensial. Karenanya, kalau masjid ramai, harus jadikan UMKM disekitarnya bangkit. "Kita bentuk koperasinya, kita jadikan koperasi sebagai penggerak perekonomian ditingkat masjid, kelurahan, kecamatan dan akhirnya bisa menjadi penggerak perekonomian Kota Medan," terangnya.

Pembentukan koperasi, jelas Bobby, bisa dilakukan dengan memanfaatkan program-program yang telah ada. Diantaranya program bank wakaf dan program bantuan pemerintah kota.

"Jadi sebenarnya sudah ada programnya dan bisa digunakan. Hanya wadahnya yang hingga kini belum disosialisasikan," ucap Wakil Ketua BPP HIPMI ini.

Kepada Dewn Masjid Indonesia (DMI) Kota Medan, Bobby mengharapkan bantuannya untuk membantu membentuk koperasi masjid sebagai penggerak perekonomian yang ada di masjid. Setelah menggerakkan ekonomi keumatan, Bobby berharap pembangunan  Islamic Center yang sudah 15 direncanakan dapat segera diselesaikan dimasa kepemimpinannya. "Kita sudah pernah melihat kesana, lahannya sudah ada, anggaran juga sudah ada. Tapi selalu Silpa, dikembalikan ke negara. Makanya pembangunan ini harus disegerakan," terang alumni S-2 Agribisnis IPB ini.


Adanya Islamic Center, terang Bobby, bisa menjadi penggerak perekonomian dan tempat wisata rohani serta tempat berkumpulnya umat dalam kegiatan keagamaan. "Begitu juga Ramadhan Fair akan dikembalikan lagi sebagai tempat syiar agama yang lebih besar," ungkapnya.


Bobby menjelaskan, selama ini Ramadhan Fair digelar di kawasan Masjid Raya Al-Mashun lantaran kawasan tersebut merupakan salah satu ikon Kota Medan yang layak dikembangkan. "Pertemuan dengan MUI Medan tadi pagi, kita juga membahas agar Ramadhan Fair tidak hanya sebagai tempat jualan, tapi tempat syiar agama Islam," tutur Bobby.

Alhamdulillah, sambungnya, dia dan tim sudah membuat konsep pembangunan untuk Masjid Raya Al-Mashun diintegrasikan dengan Kolam Sri Deli juga Istana Maimun, menjadi pusat peradaban Islam sebelum Islamic Center berdiri.

"Karena inilah sebenarnya ikon Kota Medan. Harus sama-sama kita dukung dan ciptakan rancangan ini," lanjut dia.
Menurut Bobby, ketiga bangunan tersebut adalah satu kesatuan. Jadi nantinya, bukan hanya sebulan, jalan akan selamanya di tutup dijadikan tempat pusat wisata dengan parkiran di bawah. "Jangan cuma mal yang parkiran dibawah, masjid juga harusnya kita buat seperti itu," ucapnya disambut aplaus para anggota ormas Islam.


Terkait  Pilkada 2020 nanti, Bobby pun menyampaikan komitmen dia dan H. Aulia Rachman yang, sangat ingin pada kontestasi pemilihan kepala daerah kali ini tidak ada fitnah, tidak ada identitas yang dimainkan.

"Ini bukan ajang permusuhan, ini ajang silaturahmi. Karena yang berkompetisi adalah keluarga," tandasnya.

Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Medan, Ahmad Parlindungan menyampaikan dukungannya kepada pasangan Bobby Nasution - H. Aulia Rachman. "Sekarang masih pakai ba (bakal calon), besok akan ditetapkan menjadi calon, Insya Allah Desember calon hilang, tinggal wali kota," harapnya.

"Sebagai bagian dari DMI Kota Medan, berkomitmen memenangkan Bobby Nasution - H. Aulia Rachman," terang pria yang akrab disapa Lindung ini.

Kata Lindung,  berdasarkan pengalamannya dua periode di DPRD Kota Medan, banyak permasalahan dan seluk-beluk yang terjadi di kota Medan. "Untuk itu, kita harus berjuang  agar Medan lebih baik dan berkah," terangnya

Senada, Ketua Forukhti Bobby Nasution - H. Aulia Rachman, Hj. Nelita menyampaikan sudah terbentuk 21 koordinator kecamatan untuk memenangkan pasangan yang diusung delapan partai politik ini. "Kita sama-sama satu tujuan. Insya Allah diridhoi perjuangan kita.  Kita akan roadshow dari kecamatan ke kecamatan untuk memenangkan Bobby Nasution dan H Aulia Rachman," tukasnya.

Begitu juga disampaikan Ketua Karang Taruna Sumut, Dodi. Mantan Ketua Relawan Sahabat Ijeck ini menuturkan keinginannya memiliki pemimpin yang muda, agar ada perubahan di Medan. "Sehingga pemuda di Kota Medan sejahtera," jelas dia.

Dia mengaku yakin dengan kepemimpinan Bobby dan Aulia, dapat mengelola PAD Medan dengan baik. "Kami berterima kasih kepada bang Bobby, karena ini merupakan pengorbanan. Harus meninggalkan anak istri dengan menjadi pemimpin," tuturnya. (*)

Bagikan Gratis :


Loading...

Tidak ada komentar