Bersua MUI Kota Medan, Bobby Nasution Ingin Murid SD Pandai Baca Al-Quran


Fokus Muhammad Bobby Afif Nasution untuk membangun Medan Berkah tak perlu diragukan lagi. Di antara keberkahan itu adalah memfokuskan pelaksanaan program keumatan.

Hal itu terungkap saat Bobby Nasution menghadiri undangan silaturahmi dengan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan di Jalan Nusantara Amaliun Medan Selasa (22/9/2020).

Ketua MUI Medan, Prof Moh Hatta dalam kesempatan itu menyampaikan tausiah yang didengarkan dengan seksama oleh Bobby Nasution. Bahkan menantu Presiden Joko Widodo itu mencatat setiap nasehat yang disampaikan Prof Moh Hatta.

Di antara tausiah Prof Moh Hatta, beliau ingin calon pemimpin itu mengikuti gaya nabi besar Rasulullah Muhammad SAW. Ada empat sifat yang hendaknya diterapkan oleh setiap umat Islam terkhusus umaro atau pemimpin.

"Yang pertama adalah Siddiq atau kejujuran. Kemudian Amanah, atau tanggung jawab kepada umat. Kemudian sifat Rasulullah ketiga adalah tabligh, atau komunikatif. Semua hal diselesaikan dengan jalan musyawarah. Dan terakhir Fathonah atau bijak, pandai dan cerdas. Sifat ini ikutilah Insya Allah sukses jadi pemimpin," kata Prof Moh Hatta.

Prof Moh Hatta juga menyampaikan sejumlah masalah keumatan yang ada di Kota Medan. Mulai dari masalah tanah wakaf yang banyak tak bersertifikat, hingga kenyamanan masyarakat dari aktivitas maksiat di pemukiman warga.

"Pilkada adalah keharusan dalam agama. Saya harap masyarakat semuanya berpartisipasi. Kepada para calon pemimpin berlomba lah dalam kebaikan agar masyarakat Medan nyaman tinggal di kota ini," harap Prof Moh Hatta.

Mendengar tausiah sekaligus masukan dari ulama, dianggap oleh Bobby sebagai anugerah tak terkira. Maka itu, sejumlah masukan ulama dia catat untuk kemudian dimasukkan ke dalam program visi-misinya.

"Insya Allah masukan dari para ulama semua bisa dimasukkan ke dalam program saya," kata Bobby Nasution.

Ada harapan besar dari Putra Alm Erwin Nasution itu, bahwa setiap anak di Kota Medan lancar membaca Al-Quran ketika telah lulus dari sekolah dasar.

"Karena itulah yang saya alami di pendidikan keluarga. Almarhum ayah saya menekankan bahwa penting sekali ilmu agama diajarkan sejak dini. Pahamkan agama dari SD, baru tambah ilmu pengetahuan lainnya," kata Bobby.

Maka itu, Bobby berharap bisa memasukkan program di SD sekota Medan bahwa murid yang beragam Islam harus bisa membaca Al-Quran ketika lulus. "Kalau bisa hafal beberapa surat itu lebih baik lagi," harap Ayah Sedah Mirah Nasution itu.

Prof Moh Hatta sempat menyebutkan bahwa ulama sebagai pewaris nabi, namun ketika ada ulama yang wafat maka sudah untuk mendapatkan gantinya.

Mendengar itu, Bobby Nasution langsung teringat akan programnya yakni memberikan beasiswa kepada mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan agama hingga ke Kairo Mesir, atau negara lainnya.

"Insya Allah ketika kembali nanti dari kuliah di luar negeri akan menjadi ustaz atau ulama di Kota Medan, terapkan ilmunya disini," lanjut Suami Kahiyang Ayu itu.

Pada pertemuan itu, Bobby juga mendapat masukan dari Wakil Ketum MUI Medan Ustaz Dr Hasan Matsum, Ketua Komisi Ukhuwah Umat Beragama Ustaz Burhanuddin Damanik dan Ketua Komisi Dakwah MUI Medan KH Zulfikar Hajar.

(*)

Bagikan Gratis :


Loading...

Tidak ada komentar