Aulia: Kenyamanan Pasar Tradisional Harus Diciptakan


Kenyamanan di pasar tradisional harus diciptakan. Sebab pasar tradisional sangat dibutuhkan bagi perekonomian suatu daerah.

Hal ini diungkapkan oleh Calon Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman ketika mengunjungi Pasar Petisah, Medan, Sabtu (19/9). Kedatangan Aulia ini untuk membagikan masker kepada para pedagang dan mengimbau agar disiplin menerapkan protokol kesehatan pencegahan covid-19.

Sesampainya di pasar, Aulia disambut oleh Ketua Umum Relawan Bobby Nasution (Re-Born) Suwarno dengan didampingi Sekretaris Umum Rahmadsyah Harahap, Bendahara M Harahap, Ketua DPD Pelindung Persaudaraan Pedagang Pasar Bersatu (P4B) Siswarno beserta jajaran pengurus lainnya. Hadir pula Ketua PAC Gerindra Medan Petisah Nur Aisyah, Sekretaris Rika, Wakil Ketua PAC Gerinda Medan Petisah Pipin serta pengurus lainnya. Kedatangan pengurus PAC Gerindra Medan Petisah ini sebagai bentuk kolaborasi Re-Born dengan organisasi lainnya.

Aulia kemudian berkeliling menemui para pedagang di basemen. Aulia mendengarkan tiap keluhan dan masukan dari para pedagang terhadap perubahan yang harus dilakukan agar Pasar Petisah menjadi lebih baik lagi. Di kesempatan ini, Aulia juga meninjau proses produksi di UD Suwarno Kelapa. Baru setelah itu Aulia ke Kantor DPP P4B.

Ketua Umum Re-Born Suwarno, menuturkan kunjungan ini menandakan bahwa pasangan Calon Wali Kota Medan dan Wakil Wali Kota Medan Bobby Nasution-Aulia Rachman, memang menaruh perhatian serius terhadap perbaikan di pasar tradisional. Ia berharap dengan kunjungan ini, pasangan Bobby Nasution-Aulia Rachman, bisa melakukan perbaikan terhadap kekurangan di Pasar Petisah. Ia juga membeberkan bahwa Re-Born telah menyerap aspirasi pedagang yang berada di 53 pasar di Medan.

"Kami berharap kedepan bisa ada solusi atas persoalan yang pedagang di pasar tradisional," tandasnya.

Sementara itu, Aulia Rachman, mengungkapkan pedagang di pasar tradisional dan UMKM harus mendapat perhatian ekstra. Terlebih lagi di tengah masa pandemi seperti sekarang ini. Dari tinjauannya, Aulia menilai kenyamanan di pasar tradisional harus bisa lebih ditingkatkan. Ia juga menyesalkan ketiadaan blower di basemen. Padahal pemasukan dari sektor pasar tradisional terbilang besar. Belum lagi kondisi sebagian areal yang becek. Permasalahan ini tentunya menimbulkan ketidaknyamanan bagi pedagang. Aulia juga menekankan, perhatian pada pedagang pasar tradisional dan UMKM harus lebih ditingkatkan terutama di masa pandemi Covid-19. Sebab menurutnya UKM, pedagang kecil dan pedagang pasar tradisional, termasuk yang bisa menyelamatkan perekonomian satu daerah.

"Harusnya ada solusi alternatif terhadap permasalahan di pasar, terutama di basemen Pasar Petisah ini. Kalau memang tidak bisa memasang blower karena kurangnya daya listrik, kan bisa diganti dengan pemasangan kipas angin. Kita maunya pasar tradisional itu nyaman dan representatif," bebernya. (*)

Bagikan Gratis :


Loading...

Tidak ada komentar