Menikmati Kesyahduan Suasana Bersama Secangkir Kopi di Hopitabo

Hopitabo Kopi

Nongkrong di cafe kopi di pinggir jalan utama yang penuh keramaian, atau di lokasi mewah seperti hotel dan tempat perbelanjaan, itu sudah biasa.

Dan menurut survei, ternyata konsep ngopi di tempat seperti itu sudah mulai berubah.

Cafe-cafe di Jogja dan Bandung kini bergeser ke lokasi di dalam gang. Menjauh dari keramaian.

Salah satu cafe di Medan yang sudah menggunakan konsep itu adalah Hopitabo Kopi yang beralamat di Gg. Keluarga No.30, Helvetia, sekitar 100 meter dari Jalan Karya Ujung, Medan.

"Hopitabo itu artinya kopi enak bang," jelas Wahyu Mardian, salah satu owner.

Wahyu bersama seorang temannya, sesama Alumni SMAN 3 Medan, menggagas Hopitabo sebagai tongkrongan yang nyaman. Jauh dari suara lalu lalang kendaraan.

Meski letaknya di 'pelosok', Hopitabo Kopi  berada di sebuah rumah dengan lapangan rumput yang luas, yang juga berfungsi sebagai tempat parkir. Muat untuk menampung 5 hingga 10 mobil.

Bagi yang muslim, musola besar di samping Hopitabo juga jadi 'fasilitas' tambahan untuk beribadah.

Dan yang paling dicari, racikan kopi dan pilihan menu yang beragam membuat pelanggan betah berlama-lama. Mulai dari soda badak, hingga kopi Jagong Jeget berkualitas yahud, siap menemani nongkrong sambil ngobrol ngalor ngidul bareng teman.


Kebetulan saat Posmetro-Medan.com datang menyambangi beberapa waktu lalu, langit sedang cerah. Cahaya bulan ditemani kerlip bintang setia menggantung di angkasa.

Sambil menikmati secangkir kopi panas bersama sahabat, diselipi alunan musik yang mendayu santai dan aroma rerumputan, semakin membawa ke suasana syahdu.

Hopitabo memang benar-benar 'menghipnotis'. Bagi anda yang mau mencari suasana berbeda saat ngopi, ketik saja Hopitabo Kopi di Google. Akan muncul peta yang akan mengantarkan anda ke lokasi.

Hopitabo, Recommended!!!

Bagikan Gratis :


Loading...

Tidak ada komentar