Disaksikan Istri dan Anak, Ponidi Hilang Disambar Buaya di Kebun Sawit Labura

(Ilustrasi foto) Sejumlah warga Desa Gelong, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang, Aceh, menangkap seekor ‎buaya berukuran besar di kebun sawit kampung mereka, Senin (30/4) lalu. Panjang buaya tersebut diperkirakan mencapai empat meter dengan berat sekitar satu ton.

Naas dialami Ponidi (47). Petani sawit yang tinggal Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), tewas diterkam buaya disaksikan anak dan istrinya, Minggu (26/7/2020). Ketika itu Ponidi turun dari perahunya.

Informasi diperoleh, insiden yang menimpa Ponidi terjadi di aliran Parit Cina yang terhubung ke Sungai Simangalam.

"Informasi adanya orang diterkam buaya pertama kali diterima dari BPBD Labuhanbatu Utara, Minggu (26/7/2020) sekitar pukul 17.30 WIB oleh petugas siaga Pos SAR Tanjungbalai," kata Humas Kantor SAR Medan Sariman Sitorus, Senin (27/7/2020).

Sariman menuturkan sebelum kejadian korban yang merupakan warga sekitar berniat pergi ke kebun sawitnya bersama istri dan seorang anaknya sekitar pukul 11.00 WIB.

Satu keluarga ini naik sampan melalui Parit Cina untuk menuju kebun sawitnya. Saat tiba di lokasi, Ponidi turun dan menambatkan perahu, tiba-tiba buaya menerkamnya. Dia ditenggelamkan.

"Sesaat kemudian Ponidi tidak terlihat lagi, dan hilang," jelas Sariman.

Istri dan anak Ponidi langsung melaporkan kejadian itu kepada warga dan aparat setempat. Informasi itu pun diteruskan ke Pos SAR Tanjung Balai sekitar pukul 17.30 WIB.

"Personel sudah tiba di Labura dan berkoordinasi dengan BPBD Labura dan pihak kecamatan, namun berhubung sudah malam hari maka diputuskan pelaksanaan operasi SAR dilakukan pagi ini," kata Koordinator Pos SAR Tanjungbalai Sukro Adi. (mk)

Bagikan Gratis :


Loading...

Tidak ada komentar