PKPM Edukasi Gejala dan Tanda Covid-19 di Klinik Iman Medan

Klinik Iman Medan
Ketua Tim Pelaksana, Dr dr Shahrul Rahman, SpPD FINASIM foto bersama antara tim edukator dengan para peserta, di Klinik Iman, Martubung.

Sebanyak 38 peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di Klinik IMAN, di Jalan Pancing I No 17 Martubung mengikuti edukasi tentang gejala dan tanda COVID 19 sebagai upaya deteksi dini dalam rangka pencegahan terjadinya dan merebaknya penyakit COVID 19 di Kecamatan Medan Labuhan.

Kegiatan ini merupakan Program Kemitraan Pengembangan Muhammadiyah (PKPM) yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Ahad (21/6/2020).

Ketua Tim Pelaksana, Dr dr Shahrul Rahman, SpPD FINASIM dalam arahannya menyampaikan perlunya dilakukan edukasi kepada peserta Prolanis yang merupakan peserta dengan faktor risiko yang besar untuk terjangkitnya penyakit COVID 19. Hal ini diakibatkan karena peserta Prolanis selain berusia lanjut juga memiliki penyakit komorbid yaitu darah tinggi (hipertensi) dan sakit gula (diabetes mellitus).

“Edukasi ini merupakan hal yang sangat penting dilakukaan saat ini karena mencegah jauh lebih baik daripada mengobati. Dengan para peserta mengetahui tanda dan gejala dari penyakit COVID 19 ini maka diharapkan peserta dapat segera menghubungi fasilitas kesehatan jika memiliki gejala seperti yang disampaikan paada penyuluhan ini. Disamping itu, pada penyuluhan ini juga disampikan materi bagaimana mencegah terpaparnya seseorang dari penyakit ini dengan menerapkan pola kesehatan yang baik seperti selalu mencuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir, menjaga jarak dan menghindari untuk bersalaman”, kata Shahrul, didampingi Anggota Pelaksana, dr. Elman Boy, M. Kes, FIS-PH, FIS-CM, AIFO-K.

Shahrul menjelaskan, kalau sampai saat ini penyakit COVID 19 ini belum ada obatnya sehingga harus dilakukan upaya yang maksimal agar tidak terpapar dengan penyakit ini. Edukasi seperti ini merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk dapat menghindari terpaparnya COVID 19.
Bambang Priyatno, salah seorang peserta Prolanis yang ikut pada edukasi ini sangat mengapresiasi kegiatan ini.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat sering dilakukan secara berkesinambungan agar masyarakat awam dapat mengetahui tanda dan gejala dari penyakit yang merupakan momok menakutkan di dunia saat ini” sambungnya.

Acara ini diakhiri dengan pemberian souvenir dan foto bersama tim edukator dengan para peserta. (fm)


Bagikan Gratis :


Loading...

Tidak ada komentar