Mencekam!!! Akibat Main Tembak-tembakan, Dua Desa Bentrok, Rumah Dibakar

Tawuran antar desa di Tapsel

Warga 2 kampung terlibat tawuran yang berlangsung dari sore hingga malam, Selasa (26/5/2020). Bentrok dipicu aksi tembak-tembakan di kalangan anak-anak dan remaja.

Tawuran melibatkan warga Desa Benteng Huraba dan Kelurahan Pintu Padang, Kecamatan Batang Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel). Akibat bentrokan itu, satu rumah papan terbakar.

Informasi yang dihimpun, awalnya sepasang remaja yang melintasi Jalinsum Padangsidimpuan-Madina tepatnya di depan situs sejarah Benteng Huraba ditembaki senjata mainan berpeluru plastik bulat yang diduga pelakunya remaja warga Benteng Huraba.

Pasangan remaja yang mengendarai sepedamotor dan merupakan warga Sigalangan, itu berhenti. Sayangnya, bukannya solusi yang diadapat, melainkan dianiaya oleh sekolompok pemuda yang menembakinya.

Keributan sempat terjadi. Seorang warga Pintu Padangsidimpuan yang melintas mencoba melerai keributan tersebut.

Usahanya sia-sia, Ali Asrun Pane, warga Pintu Padang yang melerai dan mencoba melarang main petasan juga ikut jadi sasaran amuk kelompok remaja tersebut.

"Asrun atau Cucung pun malah dikeroyok, dikejar hingga dihantam menggunakan senjata mainan. Wajahnya pun berlumuran darah," ujar sejumlah sumber.

Polisi yang siaga di Polsek Batang Angkola, yang lokasinya tidak jauh dari kejadian keluar serta sempat melepaskan tembakan ke udara saat keributan di siang hari itu terjadi.

Namun, video pengeroyokan telah tersiar luas di media sosial. Warga Pintu Padang menuntut pertanggungjawaban ke Desa Benteng Huraba.

Tuntutan warga Pintu Padang tidak disahuti secara baik dari pihak Desa Benteng Huraba. Warga Pintu Padang pun mengamuk dan merusak pernak-pernik perhiasan atau taman-taman di depan rumah-rumah Desa Benteng Huraba. Sembari mereka balik ke Pintu Padang.

Melihat hal itu, warga Desa Benteng Huraba menyerang balik ke Pintu Padang dan membakar 1 rumah semi permanen dan 1 sepeda motor milik Badriansyah Daulay, serta membakar ban di Jalan Lintas Sumatera, tepatnya di Depan Situs Benteng Huraba, yang mengakibatkan lalu lintas tidak bisa dilewati.

“Sudah mau berdamai tadinya. Cuma tidak ada jawaban yang enak dari sana. Sehingga keributan terjadi. Kami telat, tidak antisipasi tadi. Rumah yang di depan Benhur dan satu motor sudah terbakar,” kata Irfan Napitupulu, Ketua NNB dari Kelurahan Pintu Padang.

Pada pukul 20.22 WIB, personel Polres Tapsel beserta satu unit Damkar tiba di lokasi dan membubarkan warga yang tawuran serta memadamkan rumah yang terbakar. Kemudian pada pukul 21.00 WIB, Dandim 0212/TS, Kapolres Tapsel serta Kakankesbangpol Tapsel tiba di lokasi di Kelurahan Pintu Padang. Selanjutnya dilaksanakan upaya mediasi antara Pintu Padang dan Huraba yang dihadiri oleh Forkopimda serta tokoh masyarakat kedua desa yang bertikai di aula Mapolsek Batang Angkola.

Sejauh ini belum diketahui pasti jumlah warga yang terluka atas kejadian ini. Data sementara disebutkan ada empat warga terluka dan terkena peluru senapan angin dan senjata tajam. (mb)

Bagikan Gratis :


Loading...

Tidak ada komentar