Ketua DPRD Medan Minta Sekolah Kurangi Uang SPP, Warga : Cakap-cakap Aja, Semua pun Bisa!

Ketua DPRD Medan Minta Sekolah Kurangi Uang SPP

Himbauan Ketua DPRD Medan, Hasyim SE agar yayasan sekolah swasta mengurangi uang sekolah dan meniadakan uang administrasi selama Covid19 masih mewabah, dinilai warga hanya sebatas wacana kosong.

Seperti pengakuan Ferry (38), warga Medan Deli. Ia menilai himbauan tanpa adanya peraturan, hanya berakhir dengan omong kosong belaka.

"Kalau hanya cakap-cakap himbauan kekgitu, semua pun bisa. Harusnya sekalian peraturannya lah," ujarnya.

"Kondisi sekarang ini, jangankan potong uang SPP, di sekolah anakku malah disuruh bayar sampai bulan Juni. Mantap kali kan?," sambungnya sembari mengatakan bahwa anaknya bersekolah di SMA Swasta Pertiwi Medan.

Sebelumnya, Ketua DPRD Medan yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Medan, Hasyim SE menghimbau agar pihak sekolah mengambil kebijakan untuk meringankan beban ekonomi orangtua murid. Kebijakan uang sekolah harus diklasifikasi, seperti pengurangan sampai mengratiskan kepada murid yang orangtuanya paling terdampak corona.

Menurut dia, selama sekolah diliburkan, biaya operasional sekolah sangat jauh berkurang. Seperti biaya air, listrik, telepon, pembelian alat tulis kantor, pengeluaran anggaran untuk bahan bakar minyak dan pengeluaran lainnya sangat berkurang.

 “Makanya, berkurangnya pengeluaran sekolah harus bisa dikompensasikan dengan mengurangi urang sekolah dan menggratiskan uang administrasi. Saya rasa uang adimistrasi ini harus doigratiskan untuk sementara, ini akan sangat membantu keuangan orangtua murid,” tuturnya.(red)

Bagikan Gratis :


Loading...

Tidak ada komentar