Siswa SMP Dibunuh di Kebun Karet, Mayat Dikubur Setengah Badan, Pelaku Ternyata...

Siswa SMP Dibunuh di Kebun Karet
Mayat korban bernama Canda Prayoga, ditemukan di areal perkebunan karet.

Seorang siswa kelas 2 SMP di Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), yang sempat dilaporkan hilang, ditemukan tewas, Rabu (8/4/2020) sore. Mayat korban bernama Canda Prayoga, ditemukan di areal perkebunan karet.

Kondisi korban tampak mengenaskan. Jenazah siswa salah satu SMP swasta di Kabupaten Simalungun itu dikuburkan pelaku dalam kondisi tertekuk di areal perkebunan karet di Desa Bangun, Kabupaten Simalungun.

Penemuan mayat korban berawal dari informasi seorang penggembala sapi. Dia curiga setelah mencium bau busuk di sekitar lokasi dan ternyata menemukan mayat seorang remaja. Pria tersebut kemudian langsung melaporkan penemuan mayat korban ke polsek terdekat.

Petugas Polsek Bangun yang mendapat informasi dari warga langsung ke lokasi penemuan mayat. Setelah meminta keterangan dari para saksi, diketahui identitas korban dan keluarganya.

“Mayat korban ditemukan dengan kondisi separuh badannya ditanam. Yang nampak dada bagian atas sementara dada bagian bawah tertanam dan ditutupi dengan dedaunan, tumbuh-tumbuhan yang menjalar,” kata Kapolsek Bangun AKP B Manurung.

Menurut informasi keluarga, sebelum ditemukan tewas, anak kedua dari dua bersaudara ini dilaporkan meninggalkan rumah sejak Sabtu lalu. Keluarga juga sudah membuat laporan anak hilang ke Mapolres Bangun pada Senin, 6 April lalu.

“Pada hari Senin, keluarga datang menyampaikan ke Polsek Bangun bahwa anaknya ini mulai Sabtu tidak pulang ke rumah. Jadi saat itu masih informasi anak hilang. Setelah kami terima, kami share informasinya untuk mencari keberadaan korban,” katanya.

Dari keterangan keluarga dan sejumlah saksi, polisi akhirnya bisa menemukan dua tersangka berinisial RBP dan MA, yang sudah diamankan.

“Untuk sementara pelakunya dua orang. Pelaku sudah ditangkap atas kerja sama yang baik dari warga. Pelaku ini juga kenal dengan korban. Sekarang sudah dilakukan pemeriksaan di Mapolsek Bangun,“ katanya.

Berdasarkan hasil penyidikan sementara, kedua pelaku mengaku nekat menghabisi nyawa korban hanya karena ingin menguasai barang milik korban.

Setelah membunuh korban dan menguburkan mayat korban, kedua pelaku membawa kabur sepeda motor dan handphone milik korban.

Polisi masih mencari barang bukti pembunuhan tersebut. Saat kedua tersangka dibawa ke lokasi untuk mencari barang bukti, warga dan keluarga korban emosi dan sempat menghakimi keduanya.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut, kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Bangun.

“Sepeda motor dan HP korban masih kami cari. Sementara kami masih mendalami kasus ini, termasuk untuk mengetahui motif sebenarnya dari kedua pelaku membunuh korban,” katanya.

Bagikan Gratis :


Loading...

Tidak ada komentar