Merajuk Karena Tak Ikut Dibebaskan, Napi Narkoba Merusuh, Lapas Dibakar!!


Program asimilasi corona ternyata bagaikan pedang bermata dua. Banyak napi yang mendapat kebebasan, malah kembali berbuat kejahatan dan masuk bui lagi.

Sedangkan yang tidak dibebaskan, berbuat kerusuhan di lapas.

Seperti yang terjadi di Lapas Tuminting Kelas II Manado.

Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham Sulawesi Utara (Kemenkumham) menyebut 11 orang yang merupakan napi kasus narkona menjadi dalang kerusuhan.

"Kami sedang mendalami otak kerusuhan kurang lebih 11 orang," kata Kakanwil Kemenkumhan Sulut, Lumaksono di Manado, Sulawesi Utara, Minggu (12/4/2020).

Lumaksono mengatakan sebelas napi tersebut sedang diperiksa Polda Sulut dan Polres Manado untuk mendalami motif kerusuhan. Dia menduga sebelas napi itu menghasut napi lain agar dibebaskan di tengah pandemi corona atau Covid-19.

"Kekhawatiran narapidana akan covid. Pada intinya kekhawatiran tersebut menuntut dibebaskan," ucap dia.

Menurut dia, napi yang dibebaskan di Lapas Manado akibat pandemi corona yaitu napi kasus tindak pidana umum. Sehingga napi kasus narkoba tidak dibebaskan.

"Hanya napi tindak pidana umum dibebaskan," ujar dia.

Hingga kini kondisi di Lapas Tuminting Kelas II Manado, Sulawesi Utara (Sulut), sudah kondusif. Peristiwa kerusuhan tersebut mengakibatkan blok narkoba dan fasilitas lainnya terbakar pada Sabtu (11/4/2020) kemarin.

Saat ini, sebanyak 435 narapidana masih berada di dalam lapas dengan pengamanan polisi. (inews)

Bagikan Gratis :


Loading...

Tidak ada komentar