Deli Serdang, Simalungun dan Pematang Siantar Masuk Zona Merah, Ini Data Lengkapnya!

Deli Serdang, Simalungun dan Pematang Siantar Masuk Zona Merah

Setelah Kota Medan lebih dulu masuk ke dalam zona merah penyebaran covid-19, kini Deli Serdang, Simalungun dan Pematang Siantar, menyusul.

Data Gugus Tugas Percepatan Covid-19 di Sumut hingga Jumat (17/04/2020) sore menunjukkan sebanyak 68 orang positif covid-19 terdapat di Medan.

 Jumlah itu sekaligus yang terbanyak di Sumut. Terbanyak kedua di Simalungun yaitu sebanyak 12 orang, disusul Deli Serdang 8 dan Pematang Siantar 6 orang.

Penetapan zona merah berlaku jika jumlah penderita positif covid-19 di daerah tersebut lebih dari 5 pasien.

Sedangkan zona kuning covid-19 di Sumut (di bawah atau sama dengan 5 orang), adalah Asahan 3 orang, Dairi 2 orang, Binjai 1 orang, Karo 1 orang dan Labuhan Batu 1 orang dan Toba 1 orang. Kabupaten/kota yang tidak masuk zona merah dan kuning, masuk kategori hijau (0 kasus).



Sementara Pasien dalam Pengawasan, terbanyak di Medan 70 orang, disusul Simalungun 22 orang, Deli Serdang 16 orang, Tebing Tinggi 6 orang, Serdang Bedagai 5 orang.

Kemudian Pematang Siantar 3 orang, Asahan 3 orang, Tapanuli Tengah 2 orang, Dairi 2 orang, Karo 2 orang, Labuhan Batu Utara 2 orang, Mandailing Natal 2 orang.

Selain itu, 1 orang PDP masing-masing di Batu Bara 1 orang, Labuhan Batu, Padang Lawas, Samosir, Tapanuli Utara, Padang Sidimpuan, Binjai, dan Tanjung Balai.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut, dr Wikho Irwan D SpB, dalam konfrensi pers di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan, Jumat (17/04/2020) sore menyebutkan jumlah total positif covid-19 di Sumut sebanyak 103 orang atau tetap seperti Kamis sore.

Dari jumlah 103 orang yang positif itu, sebanyak 79 orang dinyatakan positif berdasarkan PCR Balitbang Kemenkes dan 24 orang berdasarkan rapid test (test cepat).

Dari jumlah semua yang positif tersebut, sebanyak 81 orang diantaranya dirawat di rumah sakit. Sementara 10 orang lainnya telah meninggal dunia dan 12 orang telah sembuh.

Sementara jumlah Pasien dalam Pengawasan (PDP) pada Jumat sore itu menjadi 144 orang atau bertambah 5 orang dari sebelumnya Kamis sore sebanyak 139 orang.

Wikho menambahkan data kasus terpapar covid-19 per Jumat sore itu, menunjukkan masih terjadi penyebaran di masyarakat.

Untuk itu, semua pihak tanpa kecuali, dimohonkan terus melalukan upaya nyata untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19, yang diawali diri pribadi, keluarga dan komunitas.

Kuncinya adalah bagaimana semua bisa menyikapi, bagaimana semua berprilaku dan bisa berkontribusi nyata dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Sumut. (mbz)

Bagikan Gratis :


Loading...

Tidak ada komentar