Pemerintah Siap Impor 450 ribu Ton Bawang Putih


Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian kembali menerbitkan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) untuk komoditas bawang putih sehingga totalnya menjadi 450 ribu ton, hingga 27 Maret 2020.

"Hingga saat ini RIPH bawang putih yang telah diterbitkan Kementan sebanyak 450 ribu ton. Ada 54 importir yang telah mendapat RIPH bawang putih," kata Dirjen Hortikultura Kementan Prihasto Setyanto di Jakarta, Sabtu, 28 Maret 2020.

Sebelumnya Ditjen Hortikultura Kementerian Pertanian Kementan menerbitkan RIPH untuk komoditas bawang putih sebanyak 344.094 ton, hingga 18 Maret 2020.

Prihasto menjelaskan jumlah volume RIPH bawang putih yang telah diterbitkan sangat mencukupi untuk pengamanan pasokan sampai dengan akhir 2020.

Ada pun kebutuhan nasional bawang putih diperkirakan mencapai 47 ribu-48 ribu ton per bulan. Jika RIPH tersebut direalisasikan oleh importir, pasokan bawang putih mencukupi hingga sembilan bulan ke depan.

Sementara itu untuk bawang bombai, Kementan telah menerbitkan RIPH sebanyak 227 ribu ton kepada 43 importir. Dengan kebutuhan nasional sebanyak 10.000-11.000 ton per bulan, realisasi impor bawang bombai bisa mencukupi pemenuhan hingga satu tahun lebih.

Menurut Prihasto, ini menjadi kesempatan bagi para pelaku usaha untuk segera merealisasikan impornya, terlebih sebentar lagi akan memasuki bulan Ramadan. Kementan pun akan terus memantau realisasi impor di lapangan.

Bagikan Gratis :


Loading...