Header Ads

Pejabat Kompak Sebut Harun Masiku di Luar Negeri, Temuan Mengejutkan Ini Membantahnya!!!


Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi mengajukan permohonan agar nama Harun Masiku masuk DPO. Hingga kemarin (18/1) belum bisa dipastikan keberadaan tersangka kasus dugaan suap Komisi Pemilihan Umum (KPU) itu, di Indonesia atau luar negeri.

Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar memastikan bahwa pihaknya telah meminta bantuan Polri untuk mencari Harun.

”Kami belum tahu apakah (status) DPO (daftar pencarian orang, Red) sudah keluar atau belum,” katanya kemarin.

Juru Bicara KPK Ali Fikri menambahkan, pencarian terhadap Harun terus dilakukan. Baik melalui cara persuasif lewat imbauan maupun panggilan sebagai tersangka. Di pemanggilan perdana, Harun tidak datang ke gedung KPK.

Dalam pernyataan sebelumnya, Harun banyak disebutkan berada di luar negeri. Tepatnya di Singapura. Mulai Kepala Bagian Humas dan Umum Ditjen Imigrasi Arvin Gumilang, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron, hingga Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly senada mengatakan bahwa Harun tidak di Indonesia.

Namun temuan di lapangan mengungkap sebaliknya.Harun sebenarnya telah kembali ke Indonesia!!!

Bahkan, saat KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) 8 Januari lalu. Bekas caleg PDIP itu dipastikan telah pulang dari Singapura pada 7 Januari atau sehari sebelum OTT terhadap Komisioner KPU Wahyu Setiawan. Harun menumpang pesawat Batik Air.

Salah seorang petugas di Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang dikonfirmasi membenarkan informasi kepulangan tersebut.

Nama Harun Masiku tercantum dalam manifes penerbangan pesawat Batik Air pada hari itu.

”Benar (ada nama Harun Masiku di manifes Batik Air) tanggal 7 (Januari),” ujar petugas bandara yang mewanti-wanti agar namanya tidak dipublikasikan.

Sumber di internal KPK juga memastikan keberadaan Harun di Indonesia saat terjadi OTT. Harun terdeteksi berada di Jakarta.

”Tim lidik (penyelidikan) yakin dia (Harun Masiku) ada di Jakarta (saat OTT digelar),” tuturnya dilansir Jawa Pos kemarin.

Lalu, informasi dari sumber yang lain menyebutkan bahwa Harun sempat pulang ke rumah istrinya di Perumahan Bajeng Permai, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, pada Minggu (12/1). Sumber kepolisian di wilayah setempat membenarkan informasi itu.

(sta/jpg/pojoksatu)


Bagikan Gratis :


Loading...