Banjir Tapteng Telan 4 Korban Jiwa, Ratusan Warga Mengungsi

Banjir Tapteng Telan 4 Korban Jiwa, Ratusan Warga Mengungsi

Banjir yang melanda Kecamatan Barus dan Kecamatan Andam Dewi, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Selasa (28/1) malam.

Selain menewaskan 4 orang warga, banjir juga merendam sedikitnya tujuh desa. Jalan provinsi dari Barus menuju Pakkat Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) pun putus total.

“Sangat sulit dilalui. Saat ini tim SAR gabungan sudah berada di lokasi,” kata Camat Andam Dewi, Demsi Limbong, Rabu (29/1).

Menurut Demsi, jalan provinsi yang mengalami putus total berada di Desa Bonan Dolok, Kecamatan Andam Dewi, Tapteng, arah Pakkat, Kabupaten Humbahas.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapteng, Safaruddin Ananda Nasution mengatakan, bencana banjir mengakibatkan sedikitnya empat korban jiwa.

Ada yang tertimbun tanah longsor, dan ada pula yang hanyut. Sedangkan yang mengalami luka-luka ada puluhan jumlahnya. Sementara itu, ratusan warga terpaksa mengungsi.

Disebutkan, salah seorang korban tewas bermarga Pane. Ia tertimbun longsor dan sudah dievakuasi.

Korban lainnya, Bismar Marpaung, warga Desa Sijungkang, Kecamatan Andam Dewi. Sebelumnya, Bismar yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Tapteng dilaporkan tertimbun longsor dan ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Sedangkan dua korban lagi merupakan pasangan suami istri (pasutri) Aswir Tanjung dan Idwarnisyah. Pasutri yang merupakan orangtua anggota DPRD Tapteng Melvan Tanjung itu sebelumnya terseret arus banjir saat berada di dalam mobil. Jenazah keduanya ditemukan terpisah di waktu yang berbeda.

Masih kata Safaruddin, banjir terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi.
Banjir dengan tinggi muka air sekitar 2-2,5 meter tersebut merendam tujuh desa/kelurahan di Kecamatan Barus. Ketujuh desa/kelurahan tersebut, yaitu Desa Kampung Mudik, Desa Pasar Terandam, Desa Bungo Tanjung, Desa Kinali, Desa Ujung Batu, Kelurahan Batu Gerigis, dan Kelurahan Padang Masiang. Data sementara, ada sekitar 700 kepala keluarga (KK) terdampak banjir.

Safaruddin menambahkan, tim telah melakukan evakuasi warga ke posko pengungsian BPBD Tapteng dibantu unsur terkait seperti Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan Basarnas. (*)


Bagikan Gratis :


Loading...