Header Ads

Pak Haji dan Bu Haji di Tabrak Truk Jalinsum, Warga Malah Merekam dan Membagikan di Medsos



Kecelakaan lalu lintas tragis yang merenggut korban jiwa sepasang suami istri paruh baya Haji Mustar Batubara (67) dan istrinya Hj Murniati Lubis (65) di Jalan Lintas Sumatera Simpang Tanjung Alam, Kisaran pada Minggu (17/11/2019) ternyata videonya sempat tersebar di sosial media (sosmed) facebook.

Dalam video yang sempat mendapat kecaman masyarakat berdurasi satu menitan itu menampakkan korban Hj Murniati sedang meringgis kesakitan minta tolong. Tangannya melambai lambai kepada warga yang menontonya.

Saat itu, Murniati masih sadar meski bagian pinggul hingga kaki kondisinya sudah hancur lebur. Sementara sang suami mengenakan kaos warga putih tewas di tempat persis dibawah kolong ban depan truk tronton bermuatan sawit.

“Saya ada liat videonya dibagikan orang di facebook uwak perempuan itu (Murniati) nampak masih hidup tangannya melambai lambai minta tolong sama orang di sekitar dia tapi gak ada yang berani mendekat. Kasian kali. Tapi lebih keterlaluan si penyebar videonya itu, sama sekali seperti tak punya hati,” kata Dewi yang sempat menyaksikan video sadis itu beredar di sosial media.

Dia pun mengutuk keras pelaku penyebaran video tersebut hingga beredar di sosial media termasuk pesan berantai whatsapp memperlihatkan foto saat korban dalam kondisi mengenaskan di bawah kolong truck.

“Tapi sekarang memang sudah tak ada lagi memang videonya karena banyak komentar yang minta video itu dihapus,” katanya.

Diana, warga lainnya juga berharap agar masyarakat cerdas menggunakan sosial media. Menyebarkan video – video seperti itu hanya menambah kesedihan mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan.

“Kebetulan saya kenal ini sama uwak itu dua duanya. Mereka tetangga saya, dan orangnya baik. Untuk apa disebar video atau foto seperti itu kasian keluarganya,” ujarnya.

Sementara itu, di rumah duka Jalan Merpati Kelurahan Karang Anyer, Kecamatan Kota Kisaran Timur, Kabupaten Asahan hingga Minggu malam, pukul 21.30 WIB ratusan pelayat masih menunggu kedatangan jenasah pasutri nahas itu.

Kronologi Kecelakaan


Pasangan suami isteri, H Mustar Barubara (67) dan Hj Murniati Lubis (65) tewas mengenaskan di bawah kolong truk tronton bermuatan sawit di jalan lintas Sumatera (Jalinsum) Simpang Tanjung Alam, Kabupaten Asahan, Minggu (17/11/2019) sore.

 Kasatlantas Polres Asahan, AKP Rusbeny melalui Kanit Laka Ipda Aldo Lubis membenarkan peristiwa tersebut. Mustar tewas di lokasi kejadian sementara isterinya sempat dibawa warga ke rumah sakit umum daerah juga ikut ikut menyusul sang suami tak lama mendapatkan perawatan medis.

“Mustar tewas seketika setelah dihantam truk bermuatan kelapa sawit di Jalan Lintas Sumatera Medan - Rantau Prapat KM 151-152 tepatnya di Jalan A.Yani Simpang Tanjung Alam, Lingkungan IV, Kelurahan Kisaran Naga,, Kecamatan Kota Kisaran Timu,r Asahan, Minggu sekira pukul 16.15 WIB,” jelas Kanit Laka kepada wartawan.

Lebih lanjut Kanit Laka Ipda Aldho Lubis mengatakan, kronologi kejadian kedua pasutri itu mengendarai sepedamotor Honda Beat BK.4618 VAO. Mereka kemudian tiba di persimpangan Tanjung Alam (lokasi kejadian).

“Diduga karena tak waspada, pengendara sepedamotor saat menyeberang tidak melihat mobil truk tronton BK.8251 TL yang melaju dari arah Medan. Supir truk yang tak bisa melakukan rem mendadak lalu menabrak korban dan sempat terseret beberapa meter hingga tewas,” tambahya.

Sementara itu, pengemudi truk tronton BK 8251 TL bernama Edi Syahputra (39) warga Dusun I, Desa Bangun Sari, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batubara begitu kejadian langsung menyelamatkan diri ke Mapolres Asahan yang jaraknya hanya beberapa ratus meter dari lokasi kejadian.

“Sudah dilakukan proses pemeriksaan sementara diamankan di Satlantas Polres Asahan,” ucapnya. (mbz)



Loading...

Tidak ada komentar