Header Ads

KPK Obok-obok Ruangan Pemko Medan, Andika Serahkan Diri



Tim Komisi Pemberantas Korupsi (KPK)  kembali mendatangi kantor Pemerintah Kota (Pemko)  Medan Jalan Maulana Lubis,  Jumat (18/10) pagi.

Petugas berompi KPK bersama personil polisi didampingi Asisten Ekonomi Khairul Syahnan,  Kasatpol PP Medan M Sofyan,  Kabag Humas Pemko Medan  Arrahman Pane,  Kabag Tapem Ridho menggobok-ngobok ruangan Pemko Medan.

Petugas KPK mulai memeriksa ruangan subbag protokoler di lantai 1 bekas ruangan kepala protokoler Syamsul Fitri Siregar sudah ditetapkan tersangka.

Selain itu,  ruangan Wali Kota di lantai 2, ruangan asisten umum lantai 2, ruangan bagian umum di bassment dan ruangan subbag keuangan lantai 2 juga turut digeledah.

Beberapa petugas kepolisian menjaga ketat pintu masuk ruangan tersebut.
Alhasil, para awak media hanya bisa mengambil gambar dari luar ruangan saja.

Disela-sela tim KPK menggeledah ruangan tersebut terlihat Wakil Wali Kota Akhyar Nasution berada di gedung tersebut. "Silahkan saja KPK memeriksa di setiap ruangan. Karena itu hak KPK," ujarnya kepada wartawan.

Akhyar juga mengakui sampai saat ini pihaknya masih mencoba berkomunikasi dengan Dzulmi Eldin.  "Kami tetap mencoba komunikasi dengan Dzulmi Eldin. Namun,  belum bisa," bebernya singkat. 

Tak lama berselang,  dengan membawa dua kotak kardus beberapa penyidik KPK pergi meninggalkan gedung Pemko Medan dengan menggendarai mobil Innova hitam BM 1864 PI.


Andika Menyerahkan Diri

Andika selaku staf protokoler Dzulmi Eldin yang sempat melarikan diri saat hendak ditangkap KPK akhirnya menyerahkan diri.

Andika didampingi Kasatpol PP Medan M Sofyan terlihat turut mendampingi tim KPK saat menggeledah ruangan di Pemko Medan. Usai berkeliling ke ruangan yang ada di Pemko Medan,  Andika dibawa pergi tim KPK ke dalam mobil.
Dengan menggunakan topi warna hitam,  Andika terus menutupi wajahnya.  Bahkan,  tidak ada sepata kata pun keluar dari mulut Andika.

"Tadi malam Andika menyerahkan diri. Dulu Andika honorer di Satpol PP.  Lantaran pindah ke bagian protokoler,  status honorer Andika pindah ke honorer staf bagian umum," pungkasnya. (ali)


Loading...

Tidak ada komentar