Breaking

Rabu, 14 Agustus 2019

Viral Paskibra Yatim Digantikan Anak Pejabat, Bupati : Anak Saya Luar Biasa...


Viral seorang pemuda yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) di Labuhan Batu, Sumatera Utara dikeluarkan secara sepihak dari tim pasukan pengibar bendera pusaka (paskibaraka) kabupaten.

Pemuda yang diketahui bernama Koko Ardiansya itu ternyata telah digantikan, oleh seorang anak bupati yang masuk tanpa jalur seleksi.

Hal itu dikabarkan pada acara iNews Malam yang diunggah di channel YouTube Official iNews yang tayang pada Selasa (13/8/2019).

Saat diwawancara Koko mengaku sudah mengikuti semua tahap seleksi, untuk menjadi anggota paskibraka Kabupaten Labuhan Batu.

Ia bahkan sudah sampai pada tahap pengukuran pakaian, yang menandakan dirinya sudah diterima.

"Saat itu adik sudah masuk tahap seleksi akhir?," tanya wartawan yang meliput.

"Tahap pengukuran baju kak, sudah," jawab Koko.

Koko juga menceritakan alasan yang diberikan pihak panitia, saat mengeluarkan dirinya dari tim paskibra.

"Ya kata panitia ya kemarin itu bilang karena saya cadangan ya nanti kalau apa, saya kena panggil gitu pak," ucap Koko.

Dengan sedih Koko mengaku sudah mengetahui siapa orang yang menggantikan posisinya, di paskibraka kabupaten.

"Kemarin belum kenal tapi sekarang sudah. Si Doni, dengar-dengar anak bupati kak," ucap Koko.

Kabar tersebut kemudian dikonfirmasi oleh pihak Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dispora) Labuhan Batu.

Kabid Pemuda Dispora Labuhan Batu, Awaluddin Siagian mengatakan pemilihan anggota paskibraka adalah kebijakan dari bupati.


"Untuk bupati sendiri, itu adalah kebijakan untuk pembinaan kedisiplinan dan juga untuk menyalurkan bakat anak tersebut," jelas Awaludin.


Namun, saat ditanya terkait Koko yang dikeluarkan secara sepihak dari tim paskibraka kabupaten, ia enggan menjawab.


Awaluddin mengaku tidak bisa menjawab hal tersebut karena bukan wewenangnya.

"Kalau itu kebijakan dari pimpinan kita, kalau sejauh ini mengenai itu pimpinan yang bisa menjelaskan hal itu," jelas Awaludin.

Ditempat terpisah Plt.Bupati Labuhanbatu H.Andi Suhaimi Dalimunthe menyampaikan kepada wartawan bahwa siapa saja boleh menjadi anggota paskibra baik anak pejabat maupun masyarakat biasa asalkan dia punya kemampuan.

"Sama halnya dengan anak saya Doni yang mempunyai kemampuan dan sanggup mengikuti.  Menurut Pak Kadis, Doni anak saya bagus dan luar biasa. Selalu bangun jam 4:00 WIB melakukan kewajibanya seperti anak yang lain. Melakukan sholat lima waktu dan mengenai fasilitas sama dengan anak – anak yang lainnya sama – sama tinggal di asrama," jelas H.Andi Suhaimi Dalimunthe.

"Saya juga sering berpesan kepada Kepala Dinas, kalau Doni tidak mampu jangan dipertahankan, tetapi Kepala Dinas menyampaikan bahwa Doni sangat bagus dan Luarbisa” sambung Plt.Bupati Labuhanbatu tersebut.

"Tidak ada anggota paskibra yang dipecat dan semua anggota paskibra melalui penjaringan dan seleksi," tutupnya.








loading...



Tidak ada komentar:

Posting Komentar