Breaking

Jumat, 19 Juli 2019

Ini Kriteria Penerima Kartu Prakerja, Apakah Anda Termasuk Salah Satunya?


Pemerintah mengalokasikan Rp10,3 triliun pada 2020 untuk penerima dua juta penerima Kartu Prakerja. Apa saja kriteria penerima kartu Prakerja tersebut?

Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanif Dhakiri menjelaskan ada tiga kelompok yang bisa memiliki Kartu Prakerja. Yakni angkatan kerja baru, pekerja, dan korban pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Ya tentu nanti ada lah (kriterianya-red). Tapi setidaknya mewakili dari tiga kelompok besar,” kata Hanif di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (19/7/2019).

Apa pun latar belakang pendidikannya, kata dia, selama merupakan pencari kerja baru maka bisa mendapatkan Kartu Prakerja.

“Lalu yang kedua adalah pada pekerja yang existing atau yang sedang bekerja. Lalu yang ketiga adalah mereka yang menjadi korban PHK. Jadi tiga kelompok itu,” tuturnya.

Dia mengungkapkan bahwa tiga keompok tersebut merupakan sasaran pemerintah dalam kebijakan triple skilling.

Kebijakan tersebut dikatakannya sebagai salah satu langkah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Hanif mencontohkan untuk para pencari kerja baru yang masih muda, belum memiliki keterampilan (skill), dan mempunyai masalah dengan dengan dunia kerja maka akan masuk dalam kebijakan skilling.

Dengan begitu, para angkatan kerja baru ini mempunya keterampilan dan bisa masuk dunia kerja.


“Lalu yang kedua yang untuk pekerja existing itu yang perlu upskilling (peningkatan keterampilan-red). Nah upskilling ini menjadi penting karena dunia kerja kan juga berubah. Jika keterampilannya berhenti membuat dia tidak aman, membuat dia tidak fleksibel dalam bekerja. Maka dibuat peningkatan keterampilan sehingga punya karier atau dia juga misalnya ganti-ganti pekerjaan,” ujarnya.

Kemudian untuk para korban PHK akan masuk dalam kebijakan reskilling. “Nah reskilling diperlukan apabila mereka berencana melakukan alih profesi. Maka skill-nya harus berubah,” tuturnya.
(dam)





loading...



Tidak ada komentar:

Posting Komentar