News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Massa Al Washliyah Demo Polres Belawan : 6 Kali Tunda Eksekusi, Copot Kapoldasu dan Kapolres Belawan!

Massa Al Washliyah Demo Polres Belawan : 6 Kali Tunda Eksekusi, Copot Kapoldasu dan Kapolres Belawan!


Belawan - Ratusan massa yang tergabung dalam Forum Peduli Al Washliyah (FPA) Sumatera Utara menggelar aksi unjuk rasa di depan Mako Polres Pelabuhan Belawan, Selasa (10/2/2026). 

Mereka memprotes mandeknya eksekusi lahan seluas 32 hektare milik Pengurus Besar (PB) Al Washliyah di Jalan Serbaguna, Pasar IV, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang.

Dalam aksi itu, massa tampak mengenakan ikat kepala hijau bertuliskan Forum Peduli Al Washliyah. Mereka menilai aparat kepolisian tidak serius menindaklanjuti putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap (inkrah).

“Lahan 32 hektare itu sudah inkrah, tapi kenapa eksekusinya terus ditunda? Semua dana, waktu, dan tenaga sudah kami keluarkan,” teriak salah seorang orator, Ustad Darul, dalam aksinya.

Menurut massa, pelaksanaan eksekusi lahan tersebut telah enam kali dijadwalkan namun selalu batal. Ustad Darul bahkan mempertanyakan komitmen aparat dalam menjalankan putusan pengadilan.

“Jam 6 diproses, jam 7 dibatalkan. Ada apa ini? Kalau tidak diindahkan, jangan salahkan kami kalau 2.000 orang turun. Bahkan 20.000 massa bisa kami hadirkan,” katanya.

Ia juga menyayangkan imbauan agar ormas tidak turun aksi, sementara proses eksekusi disebut tak kunjung dilakukan.

Ustad Darul mengecam cara kerja pihak Polres Pelabuhan Belawan yang katanya akan turun namun tak turun juga. 

"Ormas jangan turun! Biar aparat aja, namun mereka tak turun juga. Tak juga ada eksekusi," ucap Ustad Darul keras. 

Dengan nada suara berapi-api Ustad Darul menduga kalau lahan 32 hektare ada kaitannya dengan orang besar. 

"Jam 6 diproses tapi jam 7 dibatalkan eksekusi. Ada apa ini?," jelas Ustad Darul. 

Terakhir perwakilan dari massa pendukung Al Wasliyah diperkenankan masuk ke Mako Polres Pelabuhan Belawan. 



Menyikapi hal ini, Forum Peduli Alwasliyah (FPA) Sumatera Utara menyatakan Sikap sebagai berikut:

1.Meminta Kapolri untuk Mencopot Kapolres Belawan atas sikap arogan Kapolres yang tidak mau menerima perwakilan dari Alwasliyah untuk beraudiensi mempertanyakan mandeknya hal hal yang terkait Alwasliyah.

2. Meminta Kapolri untuk Mencopot Kapolda Sumut yang tidak respon terhadap Penegakan Hukum di Wilayah Sumatera Utara.

3. Meminta Kapolri untuk menurunkan Tim memeriksa PJU di Polres Pelabuhan Belawan yang telah 6 kali membatalkan Pelaksanaan Eksekusi, sementara sepengetahuan kami Penentuan tanggal eksekusi selalu atas keputusan Polres Belawan, artinya Polres Pelabuhan Belawan tidak bertanggungjawab atas Penentuan tanggal Eksekusi yang telah mereka keluarkan.

4. Meminta Kapolri untuk Memeriksa Kasat Reskrim dan Juru Periksa Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan yang hingga saat ini tidak menindaklanjuti Pengaduan Pihak Alwasliyah.(fn)

Tags

Posting Komentar