News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Sopir Travel Dibunuh dan Dibakar, Pelakunya Satu Keluarga, Begini Kronologi Lengkapnya...

Sopir Travel Dibunuh dan Dibakar, Pelakunya Satu Keluarga, Begini Kronologi Lengkapnya...

 


 Temuan kerangka manusia gemparkan warga di sekitaran Dusun Parit Rimo, Desa Jati Sari, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Kamis (19/5/2022) malam. Penemuan yang lantas dilaporkan ke pihak kepolisian ini akhirnya membongkar kisah pembunuhan sadis yang dilakukan satu keluarga. 

"Benar, telah ditemukannya adanya tulang dari tempat tersebut," kata Kasat Reskrim Polres Langkat AKP Louis.

Warga di sana juga ikut mengamankan Marwan Syahputra (26) bersama istri dan orang tuanya, selaku pemilik rumah tempat ditemukannya kerangka manusia tersebut.

Sebuah kronologi pembunuhan sadis pun kembali menggemparkan warga Sumut :


1. Pembunuhan dilakukan pada tahun 2018 silam

Dari hasil interogasi yang dilakukan pihak kepolisian terkait dengan penemuan tulang ini. Marwan mengakui, jika dirinya telah melakukan pembunuhan terhadap salah seorang sopir travel pada tahun 2018 lalu.

 Pembunuhan sendiri diakui pelaku, terlebih dahulu sudah direncanakan pelaku dibantu keluarga guna membawa kabur mobil Toyota Innova Reborn milik korban.

Pelaku bersama keluarga sebelumnya telah memesan travel yang dibawa korban dengan tujuan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Ketika melintasi di Kecamatan Tiga Binanga, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, ibu pelaku Leginah (almarhum) berpura-pura sakit perut dan seakan mau muntah. Istri pelaku Ariyanti (26) dan Leginah, turun dari mobil karena muntah.

"Berdasarkan keterangan terduga pelaku Marwan. Ketika turun, dia melakukan aksinya dengan menjerat leher korban dengan menggunakan tali nilon. Di saat bersamaan, ayah pelaku juga ikut menusuk korban dengan menggunakan pisau, sehingga sopir tersebut meninggal dunia," papar dia.


2. Usai dibunuh, jenazah korban dibakar dan ditanam dekat rumah pelaku

Usai dipastikan korban mati, dari keterangan pelaku, tubuh korban diletakkan pada bagian belakang mobil dengan dibungkus oleh terpal plastik. Kemudian, pelaku dengan mengendarai mobil korban kembali ke kediamannya di Kecamatan Padang Tualang.

Sebelum kembali, para pelaku sudah berniat untuk kabur melarikan diri ke Mojokerto, Jawa Tengah. Akan tetapi, mereka membawa jasad korban untuk dikremasi dengan cara dibakar dan dikebumikan.

"Setelah lobang selesai digali, lalu Marwan menyusun potongan kayu rambung di dalam lubang dan disiram dengan minyak solar sekaligus membakarnya," ungkap dia.

Louis mengatakan, ayahnya Wagimin dan Marwan mengangkat mayat korban dan membuangnya ke kobaran api. Sekitar pukul 05.30 WIB, setelah dipastikan mayat korban sudah hangus terbakar dan api mulai padam. Para pelaku menutup bekas bakaran mayat tersebut dengan tanah dan sampah tumbuhan.


3. Polisi masih melakukan identifikasi guna mengetahui identitas korban

Sesudah itu, para pelaku mengurungkan niatnya akan pergi ke Jawa Tengah. Mereka malah pergi ke rumah abang ipar di Jalan Makmur, Gang Dahlia, Kecamatan Percut Sei Tuan, Sumatera Utara. Namun, kasus ini akhirnya terbongkar dengan temuan tulang di kediaman pelaku.

Hingga kini, pihak kepolisian belum dapat menjelaskan secara detail identitas korban yang telah dibunuh oleh sekeluarga ini. "Kita masih lakukan pendalaman dulu, untuk dapat mengungkapkan fakta dibalik pembunuhan ini," terang dia.

Kini, tulang kerangka manusia masih dalam pemeriksaan di rumah sakit Bhayangkara Kota Medan.

"Para terduga pelaku sekeluarga sudah kita amankan yakni Marwan Syahputra (26) Wagimin (61) dan Aryanti (26). Seorang terduga pelaku lain yang merupakan ibunya sudah Almarhum, sebelum kasus terbongkar," tegas dia. (int)

Tags

Posting Komentar