Ibu Ajak Anak Gadisnya Main Bertiga Bareng Berandalan, Ada Videonya...

Ilustrasi


 SEORANG janda di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur diduga melakukan tindakan asusila bahkan video syurnya tersebar luas di masyarakat. 


Berdasarkan video yang tersebar itu, janda itu melakukan hubungan badan bersama anak kandungnya dan berandalan kampung. 


Jadi, pada satu ranjang kamar, mereka berhubungan badan tiga orang sekaligus alias threesome. 


Video syur adegan panas mereka pun langsung viral dan menjadi perhatian publik. 


Adapun, janda itu sehari-hari bekerja sebagai tukang pijat. 


Kronologis Viralnya Video Syur 


Video syur janda berprofesi tukang pijat berhubungan badan dengan tiga orang sekaligus alias threesome di ranjang viral dan menjadi perbincangan. 


Viralnya video itu dikarenakan berandalam kampung mengirimkan ke beberapa janda di kampung tersebut. 


Adapun tujuan mengirimkan video syur itu agar menarik merangsang para janda untuk mau berhubungan badan. 


Selain melibatkan anaknya beradegan mesum, ibu yang berstatus janda itu juga melibatkan anaknya satu lagi untuk merekam video porno tersebut.


Beberapa perempuan yang menerima video porno itu risih dan terganggu akhirnya melapor ke Polres Ngawi.


Sri Wahyuni (49) ibu rumah tangga warga Desa Tulakan, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi adalah yang melaporkan berandal kampung AR (29) warga Desa Tambakboyo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi kepada Polisi.


Dirinya mengaku risih dan merasa dilecehkan dengan pesan nakal kiriman terlapor.


"Saya kenal terlapor (AR) ini baru saja, sekitar satu bulan. Saya dikirimi video porno itu tujuannya tidak lain supaya tertarik mau melakukan adegan serupa," kata Sri Wahyuni, ibu satu anak ini.


Sesuai informasi yang dihimpun TribunJatim.com, pemeran video porno tersebut adalah ibu berstatus janda dengan dua anak perempuannya, dikenali sebagai warga Desa/Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi.


Dalam video porno itu secara bergantian ibu berstaus janda tiga anak ini bergantian beradegan panas dengan AR pria berandal kampung warga Desa Tambakboyo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.


Miris, pengambil gambar video porno itu dilakukan seorang anak perempuan, juga masih anak dari ibu pemeran video porno itu. Kabarnya anak yang merekam video masih kelas dua SMP.


Ditengarai, banyak ibu-ibu yang masih berstatus ibu rumah tangga atau janda, banyak yang dikirimi video porno yang diperankan terlapor dengan janda tukang pijat dan anaknya itu.


Banyak umpatan ibu-ibu di Ngawi untuk yang ditujukan kepada AR (29) warga Desa Tambakboyo, Kecamatan Mantingan itu.


Bahkan banyak ibu ibu rumahtangga yang mendukung pelaporan Sri Wahyuni (49) warga Desa Tulakan, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi itu.


"Saya juga marah kalau mendapat kiriman video porno satu keluarga kompak beradegan porno di video itu. Saya juga akan melapor ke polisi. Tindakan Ibu Sri Wahyuni itu saya dukung, itu berandal kampung meresahkan, ibu ibu juga bapak bapak,"kata Ny Fitri.


Dikatakan Ny Fitri, video itu sampai diketahui anak-anak kecil, dan itu sudah beradar di sosial media (sosmed).


Harapan Ny Fitri, Polisi harus tegas menindak berandal kampung itu. Karena perbuatanya merusak moral anak anak.


Kapolres Ngawi, AKBP I Wayan Winaya, membenarkan laporan itu, saat ini masih dilakukan penyelidikan pembuatan video yang viral di masyarakat itu.


"Kasus mentranmisikan muatan yang melanggar kesusilaan itu, ditangani Polsek Sine, Resor Ngawi,"kata I Wayan Winaya.


(trb)


Bagikan Gratis :


Loading...

Tidak ada komentar