Hari Libur, 34 anggota DPRD Kab.Langkat Sahkan Perda APBD 2021 Rp1.821.274.173.308

 

Ketua DPRD Kabupaten Langkat, Surialam dan Bupati Langkat Terbit Rencana PA menandatangani surat keputusan dan berita acara persetujuan bersama, dalam paripurna DPRD Langkat Minggu (6/12).(Foto/Ist)

Sebanyak 34 Anggota DPRD Langkat sahkan Perda APBD Kabupaten Langkat Tahun 2021.


Uniknya, rapat paripurna DPRD Kabupaten Langkat dalam agenda pensahan Rancangan APBD yang sebelumnya sudah 3 kali gagal digelar karena tidak quorum, namun pada hari libur, Minggu (6/12) Ranperda APBD 2021 disahkan menjadi Perda APBD 2021 senilai Rp1.821.274.173.308.


Besaran nilai APBD Kabupaten Langkat Tahun Anggaran 2021 yang termaktub dalam Ranperda tersebut, disetujui untuk disah menjadi 

Perda APBD 2021 hanya disetujui enam fraksi dari delapan fraksi yang ada di DPRD Langkat, yakni Fraksi Partai Gerindra, Fraksi Partai Golkar, Fraksi Keadilan Pembangunan dan Kebangsaan (KPK), Fraksi Bintang Persatuan Indonesia (BPI), Fraksi PAN dan Fraksi Partai NasDem. Sementara ada

2 fraksi yang tidak menyetujui Ranperda menjadi Perda APBD 2021, yakni, Fraksi PDI Perjuangan dan Fraksi Demokrat, diketahui tidak menghadiri rapat paripurna itu.


Ketua DPRD Langkat berharap kepada Pemerintah Kabupaten Langkat untuk segera menyampaikan Perda yang telah disahkan kepada Gubernur Sumatera Utara untuk dievaluasi.

Sebelumnya 6 Fraksi yang menyetujui Ranperda APBD menjadi Perda dalam pendapat akhir fraksi. Fraksi-fraksi juga mengingatkan kepada Bupati Langkat agar merealisasikan janji-janji politiknya kepada masyarakat.

Salah satu fraksi juga meminta perhatian Bupati atas usulan-usulan masyarakat dalam reses anggota DPRD Langkat beberapa waktu lalu dapat terakomodir dengan baik kedepannya.


Bupati Langkat, Terbit Rencana Peranginangin dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas saran dan masukan-masukan dari anggota DPRD Langkat pada saat pembahasan APBD dan ucapan terima kasih atas saran dan rekomendasi fraksi-fraksi DPRD Langkat dalam pendapat akhir fraksinya.


Ia menyakini saran dan rekomendasi DPRD Langkat sebagai bentuk kecintaan kepada Kabupaten Langkat dan sebagai tanggungjawab bersama dalam mencapai keberhasilan pada penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan masyarakat dan pelaksanaan pembangunan.


Bupati juga menegaskan, nantinya dalam penggunaan APBD hendaknya jangan hanya melihat jumlah anggaran yang terserap, namun harus juga dilihat sejauh mana pelaksanaan anggaran kegiatan yang dilaksanakan, agar benar-benar menyentuh masyarakat sebagai penerima manfaat.


 “Sehingga kita dapat menepis anggapan negatif, yakni  pelaksanaan berbagai kegiatan hanya sekedar menghabiskan anggaran,  tanpa jelas nilai tambahnya bagi peningkatan pendapatan masyarakat. Saran dan masukan dari DPRD Langkat, merupakan masukan yang cukup berarti  bagi kami dalam menyempurnakan perencanaan dan teknis pelaksanaan program dimasa mendatang,” pungkasnya.(lkt-1)


Bagikan Gratis :


Loading...

Tidak ada komentar