Pacaran Sejak SMP, Dua Hari Jelang Akad Nikah, Alfarizi Malah Bunuh Diri


Kisah asmara Muhammad Alfarizi dengan Dessy Zulyanty Tanjung yang direncanakan berlabuh di pelaminan kandas, tepat dua hari sebelum pesta digelar. Muhammad Alfarizi (20) calon mempelai pria tewas gatung diri di dapur rumahnya pada Rabu (5/8) pagi sekitar pukul 6.30 WIB.

Undangan telah disebar, rencananya akad nikah akan digelar pada Jumat (7/8) di KUA Jalan Seram. Pun direncanakan Resepsi akan digelar keesokan harinya Sabtu (8/8) di Jalan Batalyon, di tempat calon mempelai wanita.

Ayah Alfarizi, Karmidi (40) saat ditemui Newscorner.id di rumah duka pada Rabu (5/8) sore setelah selesai pemakaman, mengaku tidak menyangka jika Alfarizi harus mengakhiri hidup di saat menjelang hari paling bahagia buah hatinya itu.

“Tadi dia keluar pagi sekitar jam 6 kurang, terus balik ke rumah dan telponan sama ceweknya. Tiba-tiba ceweknya datang, katanya telpon dimatikan. Saat dilihat ternyata dia uda gantung diri,” kata ayah korban.

Karmidi tak merinci apa isi percakapan anaknya dengan si gadis di telepon.

Ditemukannya Alfarizi  anak sulung dari dua bersaudara itu meninggal dengan posisi tergantung di dapur rumah pun langsung membuat kehebohan di Jalan Seram, Gang Selamat, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar pagi itu.

Dikisahkan Karmidi, anaknya yang sehari -hari bekerja sebagai buruh bangunan itu adalah tipikal anak yang pendiam. Sementara hubungan asmara antara anaknya dengan Dessy Zulyanty Tanjung katanya sudah berlangsung enam tahun, sejak mereka duduk di bangku sekolah menengah pertama.

Sejumlah keluarga calon mempelai wanita dan sang calon mempelai pun memadati rumah duka bersama para pelayat yang lain. Jenazah Alfarizi telah dimakamkan di TPU Jalan Bali, kini motif kematian dan pemicu kenekatannya untuk mengakhiri hidup masih misteri.

Enam hari yang lalu, Dessy Calon mempelai menuliskan ungkapan syukurnya atas enam tahun hubungan yang dijalinnya dengan Muhammad Alfarizi.

“Selamat untuk sekali lagi dan lagi 6 tahun melewati segala nya sama2 pasti gak mudah tp insyaallah kita bisa hitungan hari lagi kita bakal ngucapin janji untuk hidup bersama bukan dalam hitungan bulan atau tahun bahkan tidak bisa ditentukan hingga tak bernapas lagi.

Makasih uda mau sama2 lewatin semua kerja mati2 an sama2 untuk bisa mewujudkan yg kita inginkan mudah2an lancar sampai hari H diberikan kesehatan dan kelancaran aminn yaAllah I loveyouu” tulisnya di media sosial.

Pihak kepoilisian bersama pemerintah setempat telah melakukan pendataan sesaat setelah jenazah Alfarizi ditemukan tergantung. (nsc)

Bagikan Gratis :


Loading...

Tidak ada komentar