Wanted! Pria Ini Tersangka Pembunuhan Keji di Percut, Ada yang Pernah Lihat?


Polrestabes Medan memburu Arman Pohan (33) tersangka utama pembunuhan terhadap Henri alias Go Ahen (28) Jalan Pancasila Gang Datuk Al Rasyid Desa Batangkuis Kecamatan Batangkuis.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Ronny Nicholas Sidabutar mengultimatum tersangka Arman Pohan agar segera menyerahkan diri.

“Kita juga terus melakukan pengejaran terhadap tersangka, diimbau tersangka untuk menyerahkan diri bila melawan kita akan mengambil tindakan tegas dan keras terhadap tersangka,” tegasnya.

Ia mengatakan tersangka April merupakan adik ipar dari tersangka utama. “Korban seorang agen jual beli mobil, sedangkan tersangka utama pemilik bengkel usai membunuh korban, mobil korban dijual di showroom di Jalan Bilal seharga Rp59 juta,” kata Kasat.

Polisi yang mendapatkan keberadaan mobil korban kemudian melakukan penelusuran, dan mendapatkan identitas kedua tersangka pembunuh.

Ronny mengatakan, tak lama kemudian pihaknya menangkap tersangka AAH alias April di Jalan PWI Desa Sampali Kecamatan Percut Sei Tuan.

Dalam penangkapan itu, polisi turut mengamankan barang bukti 1 skop, 1 buah palu, seutas tali nilon, 1 mobil Daihatsu Xenia lengkap dengan dokumen kendaraan, uang tunai Rp200 ribu dan 1 pisau.

“Tersangka utama masih dilakukan pengejaran, terus kita kejar,” tegasnya.

“Motif tersangka melakukan pembunuhan ingin menguasai harta benda korban,” tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang pria bernama Henri (28) warga Jalan Pancasila Gang Datuk Al Rasyid Desa Batangkuis Kecamatan Batangkuis, Jumat (15/5/2020) pagi tadi, ditemukan tak bernyawa.

Informasi dihimpun wartawan, korban ditemukan meninggal di belakang sebuah bengkel di Jalan PWI/Kemenangan Desa Sampali Kecamatan Percut Seituan.

Saat ditemukan jenazah korban dalam posisi miring di belakang rumah tepatnya di bengkel cat mobil dan sudah mulai membusuk. Setelah dilakukan pengecekan di temukan tanda-tanda kekerasan di bagian tubuh korban.

Korban ditemukan dalam keadaan leher terikat mulut dan kaki terikat dan beberapa luka robek di kepala belakang. Luka robek pada dahi kanan, luka sobek pada pelipis kiri, luka memar pada kaki sebelah kanan, dan luka memar pada punggung belakang.

“Sering datang kemari, bengkel cat body mobil ini, mobilnya (korban) kabarnya hilang juga,” kata Poniman warga sekitar.(ja)

Bagikan Gratis :


Loading...

Tidak ada komentar