Header Ads

Pelayanan Grhapari Telkomsel Stabat Mengecewakan


Pelayanan Customer Service (CS) Grhapari Telkomsel Cabang Stabat di Jln.Zainil Arifin, Bambuan, Stabat, Kab.Langkat, mengecewakan.

Menurut beberapa konsumen pelanggan vendor Telkomsel yang coba mengganti kartunya yang hilang, mengaku sangat kecewa atas sistem pelayanan yang dilakukan CS vendor jaringan telekomunikasi swasta terbesar di Indonesia ini.

Menurut warga tersebut, lambatnya cara pelayanan konsumen ini disebabkan meja petugas pelayanan CS hanya disediakan 3 meja. Sehingga tidak sebanding dgn jumlah pelanggan Telkomsel yang membutuhkan berbagai kepentingan yang menyangkut kinerja peningkatan jaringan serta pergantian atau aktivasi kartu yang hilang.

"Bayangkan, Mas. Setiap pelanggan membutuhkan waktu paling cepat 20 hingga 30 menit untuk mendapatkan pelayanan dari setiap petugas CS yang hanya berjumlah 3 orang. Sementara, pelanggan yang menyampaikan keluhan setiap harinya cukup banyak. Kalau mengantri bisa bisa setengah hari baru selesai jika nomor urut kita sekitat nomor 20. Gak bs dibayangkan jika nomor urut antrinya jauh lebih besar, bisa-bisa 1 minggu gak baru kelar," ujar Didi, warga Stabat kepada Posmetro-Medan.com, Kamis (2/1/2020).

Bahkan, sambungnya, tadi siang ada pelanggan yang sudah mengantri cukup lama, harus kecewa.

"Pasti kecewa donk. Pasalnya dia sudah mengantri cukup lama, tapi karena dia ada kerjaan yang mendesak, pelanggan itu minta ijin keluar sebentar. Tapi begitu datang, nomor antriannya sudah lewat 1 nomor. Namun petugas Telkomsel dan CS gak mau tau. Mereka menyarankan harus mengambil antrian baru," katanya.

Sementara itu, pihak Telkomsel Grhapari Stabat saat dikonfirmasi media ini mengaku tidak bisa berbuat banyak untuk mengantisipasi banyaknya keluhan pelanggan di wilayah Stabat.

Pihaknya mengakui bahwa kantor Grhapari Stabat memang kekurangan petugas CS.

"Ya, mau gimana lagi. Beginilah situasinya. Kalau mengenai nomor antrian bagi pelanggan yang sebelumnya sudah mengantri tapi keluar lagi karena suatu hal atau kerjaan mendadak, begitu dia datang tapi nomornya sudah lewat, ya harus ambil antrian baru," ujar petugas Telkomsel yang enggan menyebutkan namanya untuk pemberitaan kepada Posmetro-Medan.com, Kamis (2/1/2020).(lkt-1)

Bagikan Gratis :


Loading...